Minggu (16/7) malam, Deswin membuktikan kelasnya sebagai komika nasional. Dalam babak 15 besar kemarin, dia tampil “pecah”.
Komentar pujian itu disampaikan langsung oleh beberapa komika yang hadir di M Bloc Space, Jakarta, petang itu. “Deswin pecah banget. Sejauh ini dia lebih lucu dari peserta lain,” ujar Ceril, penonton yang juga komika dari Komunitas Standupindo Jakarta Utara.
Sementara itu, salah satu juri Rahmet Ababil juga melontarkan pujian. Dia mengatakan, dengan penampilan tersebut, Deswin harusnya bisa masuk kandidat juara.
“Harusnya sih dengan penampilan tadi, bisa juara. Tapi masih ada babak Grand Final, kita lihat aja lagi,” ujar Rahmet, yang merupakan Grand Finalis SUCI 5 Kompas TV.
Perjalanan menuju babak Grand Final Kompetisi ini tak diraih begitu saja. Di babak audisi yang berlangsung secara online, Deswin harus bersaing dengan 300 lebih komika se-Indonesia. Lalu kembali beradu lucu di babak 50 besar. Namanya pun terpilih menjadi satu dari 15 komika yang berhak lolos untuk tampil di Jakarta pada 16 Juli kemarin.
Selanjutnya, di babak Grand Final, akhir pekan ini, Deswin kembali harus bertarung dengan empat komika lainnya. Dia berharap bisa kembali tampil pecah.
“Terima kasih juga untuk yang sudah mendukung, terutama keluarga. Dan yang pasti teman-teman dari Standupindo Tarakan yang jadi wadah sharing materi untuk kompetisi ini,” ujar Deswin. (man) Editor : Azwar Halim