Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Warga Mamburungan Timur Bolak-balik Usulkan PJU lewat Musrenbang, Hasilnya...

Azwar Halim • Senin, 22 Mei 2023 | 14:50 WIB
MINIM PJU: Kondisi Jalan Tanjung Pasir RT 11 Kelurahan Mamburungan Timur, Tarakan Timur. FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
MINIM PJU: Kondisi Jalan Tanjung Pasir RT 11 Kelurahan Mamburungan Timur, Tarakan Timur. FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
TARAKAN - Selain jalan rusak, warga di Kelurahan Mamburungan Timur, Tarakan Timur juga mengeluhkan minimnya penerangan. Bahkan tidak sedikit titik jalan yang sama sekali belum difasilitasi penerangan jalan umum (PJU). Padahal, kondisi jalan tersebut sangat berbahaya karena terletak di atas perbukitan.

Dengan kondisi seperti ini yang dialami bertahun-tahun, masyarakat mengharapkan adanya penempatan PJU di lokasi jalan yang belum terpasang PJU. Hal itu terkhusus pada jalan yang mengalami kerusakan seperti yang terdapat di RT 11. Hal itulah diungkapkan ketua RT setempat, Anwar.

“Jalanan rusak saja sangat bahaya apalagi kalau tidak ada penerangan. Ini yang kami minta perhatiannya. Walau pun penduduknya tidak sebanyak di kota, tapi jalan ini juga dilewati masyarakat 24 jam,” ujarnya, Minggu (21/5).

Dikatakan, hal itu lantaran banyak pengendara yang membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi. Selain rawan terjadi kecelakaan, tidak adanya penerangan pada kawasan itu, membuat jalan tersebut beberapa kali terjadi aksi kenakalan remaja.

“Beberapa kali terjadi kecelakaan, karena di sini kendaraan sangat laju. Itu karena banyak juga kendaraan yang tidak ada lampunya. Makanya sering kecelakaan. Karena sepi dan gelap ini juga dimanfaatkan anak muda untuk berbuat sesuatu. Misalnya pacaran atau mesum. Kalau dulu anak remaja berkumpul kadang berkelahi,” tuturnya.

Lanjutnya, sejak dulu mengusulkan adanya PJU melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Sehingga tahun depan ia berharap kawasan tesebut dapat ditambah PJU. Agar masyarakat dapat lebih merasa nyaman.

“Saya sudah usulkan penerangan. Tapi sampai sekarang belum juga direalisasikan. Mungkin karena ini bukan prioritas karena lokasinya yang jauh dari kota,” tuturnya.

Apalagi, kawasan tersebut cukup banyak kerusakan. Sehingga hal itu membuat warga yang melintas jalan khawatir akan mengalami kecelakaan. Tahun ini ia berharap kawasan tesebut dapat dipasang penerangan jalan. Agar masyarakat dapat lebih merasa nyaman.

“Sudah beberapa kali saya usulkan itu, kita tidak minta banyak-banyak, paling tidak ada. Supaya tidak terlalu gelap. Karena penerangan ini manfaatnya tidak dirasakan warga di sini saja tapi juga orang lain yang melewati jalan ini,” pungkasnya. (zac/lim)

 

  Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara