Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona melalui KBO Reskrim, IPDA Arief Riyadi Safei mengatakan, korsleting listrik terjadi diduga karena adanya HP yang dicas kemudian terbakar.
"Untuk titik munculnya api itu di lantai dua, di salah satu kamar karyawan. Saat itu salah karyawan cas HP nya dan menaruh HP tersebut di atas kasur," katanya.
Ditambah Arief, berdasarkan kronologis yang didapatkan pihaknya, tempat yang terbakar tersebut merupakan mess karyawan PT Riung Mitra Lestari. Kemudian kejadian saksi kemudian pergi ke kamar mandi. Kemudian saat api mulai membesar, saksi kemudian sempat terjebak. Saat berada di kamar mandi, saksi sempat mendengar keributan dan mencium bau asap.
"Saksi juga sempat mendengar ledakan. Diduga ledakan tersebut akibat korsleting pada stop kontak yang menempel di dinding," sebutnya.
Pihak kepolisian pun mengamankan beberapa barang bukti usai olah TKP. Diantaranya yaitu kabel cas, ponsel yang terbakar dan sisa kasur yang terbakar. Diduga api cepat membesar lantaran HP yang dicas berada di atas kasur.
"Di dalam kamar itu ada beberapa kasur. Jadi diduga karena HP yang dicas dan api membesar karena diletakkan di atas kasur," pungkasnya. (zar/har) Editor : Azwar Halim