Senin (20/3), Kemenag Tarakan meninjau lokasi lahan yang akan dibangun gereja bagi jemaat GMS di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat. "Kami meninjau lokasi yang akan dibangun Gereja Mawar Sharon. Kunjungan ini untuk memastikan kebenaran adanya aktivitas pembangunan sebagai tindaklanjut Kemenag dari hasil pertemuan bersama Pemkot dan FKUB, bahwa GMS akan membangun gereja sendiri," ujar Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Tarakan, H. Asmawan kepada Radar Tarakan.
Dengan adanya aktivitas pembangunan sehingga persoalan ini dianggap selesai. Selain itu, ia menegaskan jika jemaat GMS sudah dapat melaksanakan kegiatan ibadah di Kelurahan Selumit seperti biasa.
"Makanya kami mendorong agar secepatnya GMS menyelesaikan pembangunan gereja ini. Lokasinya di Jalan Bhayangkara, Pasir Putih, ini sesuai rekomendasi FKUB. Mudah-mudahan ini bisa menjawab semua apa yang dipersoalkan akhir-akhir ini," terangnya.
"Persoalannya sudah klir, dan pembangunan ini adalah solusi dari apa yang dipersoalkan sebelumnya. Jadi untuk yang di Selumit sana hanyalah tempat yang digunakan beribadah untuk sementara waktu saja. Kami berharap setelah dibangunnya gereja ini, jemaat Gereja Mawar Sharon dapat beribadah dengan nyaman," lanjutnya.
Pdt. Jimmy Budhi Ariesta Mualim, pendeta jemaat GMS mengungkapkan, pembangunan gereja tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2024 mendatang. Sehingga ia menegaskan pembangunan tersebut sebagai bentuk keseriusan GMS menjaga keharmonisan umat beragama di Tarakan. "Saat ini kami sedang dalam proses melakukan penimbunan dan pemadatan lahan. Setelah semua padat kami akan segera melakukan pembangunan kontruksi. Targetnya di akhir tahun 2024 sudah rampung dan bisa digunakan. Kalau bisa lebih cepat dari target lebih baik," terangnya.
"Sudah cukup jelas, hasil pertemuan dengan aparat dan stakeholder (pemangku kepentingan) terkait. Bahwa kami telah membangun gereja, karena ada isu bahwa kami membangun di Selumit. Itu tidak benar, kami hanya melaksanakan ibadah di sana sementara saja," tuturnya.
Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :
Editor : Azwar Halim