Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Aji Bambang Kusuma Dikenal Darmawan, Bersahaja dan Bergaul Sama Siapa Saja

Azwar Halim • Jumat, 18 November 2022 | 10:30 WIB
TAHLILAN: : Gubernur Kaltara Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri tahlilan di rumah almarhum.
TAHLILAN: : Gubernur Kaltara Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri tahlilan di rumah almarhum.
TARAKAN – Ketua Ikatan Kerukunan Keluarga Berau Kota Tarakan yang juga seorang pengusaha, Aji Bambang Kusuma tutup usia pada, Ahad (13/11). Mantan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Berau itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Savak Hanastensi di Istambul Turki sekitar pukul 12.30 waktu Turki atau pukul 17.30 Wita.

Jenazah almarhum kemudian dikirim ke Kota Tarakan, dan tiba pada Rabu, (16/11) sekitar pukul 14.00 Wita. Jenazah almarhum dibawa ke rumah duka, di Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan. Setelah itu, almarhum dimakamkan di pemakaman Juata Laut sekitar pukul 16.00 Wita.

Sekretaris Ikatan Kerukunan Keluarga Berau (IKKB) Kota Tarakan, Ari Sadri mengatakan, pada Senin (24/10) almarhum bersama istrinya berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umrah dan alhamdulillah ibadah dapat dilaksanakan dengan baik sampai selesai.

“Pada (3/11) rombongan ibadah umrah kembali ke tanah air dengan menggunakan pesawat Turkish Air dan take off dari Jedah menuju Turki untuk transit ke Jakarta. Namun sekitar 20 menit setelah take off almarhum mengalami sesak nafas selama empat jam perjalanan, meskipun telah dibantu oleh awak kabin dengan bantuan tabung oksigen namun bantuan tersebut tidak cukup mambantu,” katanya.

Setelah mendarat di Turki, almarhum segera dilarikan ke rumah sakit yang terdekat, yaitu Rumah Sakit Savak Hanastensi di Istambul Turki. Di rumah sakit almarhum dirawat secara intensif kurang lebih selama sepuluh hari, dan kemudian pada hari ahad (13/11) pukul 12.30 Turki atau 17.30 Wita almarhum dinyatakan meninggal dunia.

“Almarhum adalah pimpinan IKKB Tarakan, selama memimpin tidak pernah menyusahkan anggota. Selain kesibukannya sebagai pengusaha, ia juga aktif di organisasi IKKB, bahkan mengeluarkan dana pribadi untuk kegiatan organisasi,” katanya.

“Almarhum sangat dermawan. Saya merasa kehilangan, karena agak susah mencari figur seperti beliau. Semoga ke depan kami bisa mencari figur seperti alharhum untuk memimipin IKKB Tarakan,” imbuhnya.

Anak Almarhum, Adinata Kusuma mengatakan sosok almarhum di mata keluarga, selain sebagai seorang ayah yang sangat menginspirasi anak-anaknya, beliau juga bersahaja, supel, gampang bergaul sama siapa saja. Penyabar dan suka menolong orang, itu sangat menginspirasi anak-anaknya.

“Di sisi lain beliau sosok pahlawan bagi kami anak-anaknya. Apa pun beliau lakukan demi keluarga dan anaknya. Beliau itu petualang, petarung dan manusia yang tidak pernah luntur semangatnya hingga akhir hayatnya. Makanya saya sebagai anak tidak kaget beliau wafatnya jauh di negri orang,” ujarnya.

“Kegiatan keseharian beliau selain pengusaha, sekaligus guru bagi kami dalam mengelola usaha. Beliau juga orang yang tinggi jiwa sosialnya, terbukti dengan sifat beliau yang dikenal dermawan yang paling mencolok dalam kehidupan beliau, kesehariannya dihabiskan dari warung kopi ke warung kopi. Kalau orang-orang di warung kopi di Tarakan dan Berau tidak ada yang tidak kenal sosok beliau,” ucapnya.

Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd mengungkapkan, bahwa telah kehilangan orang yang sangat dermawan, berjasa, dan menjadi panutan bagi semua. Beliau datang ke Kota Tarakan setelah menjalankan ibadah umrah bersama keluarga, beliau meninggal dalam keadaan beriman.

“Saya sebagai Bupati Berau mewakili keluarga besar Bapak Aji Bambang Kusuma memohon maaf bila ada kesalahan. Setiap yang bernyawa, pasti akan meninggal, kita pun suatu saat akan menyusul beliau entah kapan dan dimana. Kita sebagai seorang hamba-Nya, harus siap menerima keadaan tersebut,” ungkapnya.

“Semoga kita juga bisa meniru beliau, pergi dalam keadaan beriman. Dan pada hari ini, kita sama - sama melepaskan beliau dengan keadaan yang iklas. Semoga keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran,” tambahnya.

Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes mengatakan, “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, bahwa kita ini sesungguhnya dari Allah dan pasti kita akan kembali kepada Allah. Dan setiap bernyawa pasti mengalami kematian,” ujarnya.

“Ayahanda atau orang tua kita telah dipanggil Allah SWT dan Insyaallah khusnul khotimah, Karena beliau baru saja menyelesaikan ibadah umrah di tanah suci,” terangnya.

Wali Kota Tarakan mengucapkan atas nama pemerintah, masyarakat Kota Tarakan, dan atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan penghargaan setinggi -  tingginya kepada almarhum yang selama kehidupan di kota Tarakan, dalam berbagai peran sebagai tokoh masyarakat, sebagai ketua IKKB Tarakan, dan sebagai pengusaha di Tarakan sudah banyak meningalkan kenangan dan meninggalkan torehan jasa.

Sebagai tokoh masyarakat telah memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam membangun kerukunan antar suku dan agama di kota Tarakan.

“Mari kita berdoa kepada Allah SWT, agar semua yang ditorehkan beliau dalam kehidupan ini mendapat amal dari Allah SWT,” ungkapnya.

Turut hadir pelepasan almarhum, Mantan Wakil Gubernur Kaltara H. Udin Hiangio, Anggota DPRD Kaltara, Anggota DPRD Tarakan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh wanita, dan masyarakat. Turut hadir Gubenrur Kaltara Drs. H. Zainal A Paliwang, SH.M.Hum pada acara tahlilan di rumah almarhum. (adv/har) Editor : Azwar Halim
#tarakan #a