Idham Chalid selaku kepala Bidang Pelayaran Dishub Kaltara mengatakan, Pemprov Kaltara sudah mendukung apabila penjualan tiket speedboat reguler dengan menggunakan sistem digital dapat dilakukan. “Di era globalisasi tentu saja perubahan. Kami saja di pemerintahan bekerja sudah menggunakan aplikasi,” katanya, Senin (17/10).
Menurutnya, banyak hal positif jika system tersebut dijalankan. Pada umumnya akan meningkatkan kenyamanan, kecepatan dan ketepatan waktu. “Proses pembuatan sistem e-ticketing sejak tahun 2019 dan selama dalam perjalanan terus mengalami perbaikan dan audensi dengan pihak Pemprov Kaltara, di Dishub Kaltara,” katanya.
Apabila diberlakukan nanti, maka pihaknya berharap ada kesepakatan dan harmonisasi pemilik speedboat dengan agen dan pengembang aplikasi. Saat ini sudah ada tiga pengembang yang melakukan audensi dengan Dishub Kaltara untuk aplikasi e-ticketing bagi speedboat reguler. Bahkan pihaknya pun sudah meminta perusahaan wajib menyertakan izin perusahaan yang berkaitan dengan pelayaran dan harus berhubungan dengan pemerintah. “Khusus harga tiket dalam e-ticketing tidak ada pihak mana pun yang membuat satu tindakan untuk menaikkan atau menurunkan harga tiket tanpa sepengetahuan Pemprov. Harus sesuai peraturan gubernur. Semua dalam pengawasan kami,” bebernya.
Suyanto selaku pengusaha speedboat dari Sinar Baru Expres, Suyanto menyatakan dukungannya terhadap pembelian tiket speedboat secara online. “Kalau sudah menggunakan e-ticketing, maka kita bisa prediksi berapa jumlah penumpang hingga beberapa hari ke depan. Berapa booking-an dan jika ada pembatalan bisa diatur kembali,” ujarnya.
Meski sudah membeli tiket secara online, namun para penumpang juga masih wajib agen untuk boarding sebelum menaiki speedboat. Pihaknya berharap dengan adanya kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang ingin membeli tiket secara online, bisa meningkatkan jumlah penumpang lagi.
“Kami siap mendukung dan menjalankan. Keuntungannya, terutama kalau dari sisi pengusaha ada peningkatan penjualan,” singkatnya.
Salah satu pengembang aplikasi e-ticketing Speedboat Online Kaltara, Rury Ahmad Sururi membeberkan, untuk aplikasi yang dirancang oleh pihaknya progresnya sudah mencapai 90 persen. “Hanya tambahan-tambahan tracking speedboat yang belum selesai. Tapi aplikasi pada dasarnya sudah bisa digunakan masyarakat dan ter-publish di Playstore,” katanya.
Dalam aplikasi yang dibuat oleh pihak, nantinya akan terus dilakukan perbaikan dan penambahan fitur yang akan digunakan. Namun, pada dasarnya fitur yang akan ditambah sudah berdasarkan masukan, karena aplikasi ini sudah mendapatkan masukan dan saran dari agen dan pemilik speedboat sejak tahun 2020 lalu. “Kita berharap adanya dukungan penuh dari masyarakat Kaltara, agen maupun pemilik speedboat terkait pengembangan digital,” imbuhnya.
Saat ini pihaknya sudah gencar melakukan sosialisasi dan diharapkan dalam waktu dekat ini bisa diluncurkan. Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan pertemuan lagi dengan pemilik dan agen untuk mengisi data siapa yang berkenan menjual tiket dengan sistem online. “Ke depannya ada penambahan fitur yang bisa bermanfaat untuk masyarakat Kaltara. Harapan kami aplikasi ini bisa diimplementasikan di masyarakat. Kalau pro dan kontra pasti ada, tapi mau tidak mau ini sudah saatnya digital. Mau tidak mau nantinya harus berjalan dengan baik,” jelasnya. (zar/lim) Editor : Azwar Halim