Namun kapal dengan rute Tarakan-Toli Toli tersebut telah penuh, sehingga tidak dapat menambah penumpang lagi.
Kepada Radar Tarakan, Kepala Pelni Tarakan, Asmar Joni mengatakan bahwa pemerintah membatasi kapasitas jumlah penumpang sehingga dalam hal ini Pelni menyediakan penjualan tiket sesuai kapasitas.
"Nah untuk kapal perintis ini kapasitasnya cuma 300 orang. Kita tidak bisa membawa penumpang lebih dari itu," ungkap Asmar, Senin (25/4).
Karena jumlah penumpang yang akan mudik dengan menggunakan kapal perintis telah mencapai 300 penumpang, maka pihaknya telah menyetop permintaan calon penumpang sambil berkomunikasi ke pusat. Kapal ini direncanakan berangkat hari ini (*) Editor : Sopian Hadi