Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Masih Banyak Warga Belum Nikmati Jargas

Azwar Halim • Senin, 21 Maret 2022 | 15:28 WIB
JARGAS: Sulitnya memperoleh LPG membuat minat warga Tarakan terhadap jaringan gas city semakin banyak./IFRANSYAH/RADAR TARAKAN
JARGAS: Sulitnya memperoleh LPG membuat minat warga Tarakan terhadap jaringan gas city semakin banyak./IFRANSYAH/RADAR TARAKAN
TARAKAN - Masih banyaknya warga Tarakan yang belum dapat menikmati layanan jaringan gas (jargas) alam, membuat sebagian besar masyarakat mengharapkan adanya program pemasangan jargas baru. Hal itu lantaran sebagian masyarakat yang berpenghasilan terbatas tidak mampu melakukan pemasangan mandiri lantaran biaya pemasangan yang dianggap mahal.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sales Customer Management and Technical Service Area Tarakan, Hendy Prima Kurniawan membeberkan, tahun ini pihaknya telah mengusulkan adanya program pemasangan sambungan. Hanya saja, dalam program tersebut nantinya akan dikenakan tarif lantaran program tersebut tidak dibantu oleh Anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) alias murni dari anggaran yang dikeluarkan PGN.

"Insyaallah tahun ini, PGN ada program lagi yang namanya Gas Kita. Tapi program ini sebenarnya sama dengan program jargas hanya beda di harganya saja. Kenapa, karena semua proses pembangunan, operasional, aset bahan baku dan sebagainya, itu pure menggunakan anggaran PGN," ujarnya, (20/3).

"Kita tidak ada sama sekali bantuan dari pemerintah. Itulah kenapa harga dari PGN beda dengan harga pelanggan gas. Tahun ini saya targetkan untuk program penambahan Gas Kita ini apabila itu disetujui, karena dari area ini, kita hanya bisa mengajukan. Tarakan jumlah pelanggan yang berminat menjadi pelanggan PGN besar," sambungnya.

Ia menerangkan, sejauh ini pihaknya menargetkan adanya 2 sampai 5 ribu warga yang berminat melakukan pemasangan jargas. Target tersebut sebagai upaya agar nantinya pihaknya dapat mengusulkan agar program pemasangan melalui bantuan APBN bisa dilaksanakan di Tarakan.

"Data ini kita ajukan ke pusat kemudian diproses oleh yang namanya tim operasional, layak atau tidak untuk dilakukan pemasangan. Oleh karena itu, supaya Tarakan ini dianggap layak melakukan penambahan jargas APBN, saya targetkan minimal ada penambahan calon pelanggan sekitar 2 ribu sampai 5 ribu," tuturnya.

"Soalnya kemarin, beberapa hari belakangan, saya sampaikan ke pak camat dan lurah. Apabila ada warganya yang belum menjadi pelanggan jargas, dan berminat menggunakan gas memakai gas alam, silakan didata melalui masing-masing ketua RT," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Tarakan, Sofian Udin Hianggio menerangkan, pihaknya sudah pernah mengusulkan dilakukannya program pemasangan baru bagi warga Kota Tarakan. Kendati begitu, ia belum dapat memastikan apakah usulan tersebut nantinya dapat disetujui. Meski demikian, ia berharap kehadiran wakil rakyat dan senator di pusat dapat mengawal aspirasi tersebut sehingga usulan tersebut dapat terealisasi.

"Memang Pemkot dan DPRD sudah mengusulkan melalui Kementerian ESDM untuk program pemasangan 10 ribu sambungan gas. Tapi kembali lagi tergantung PGN kebijakannya berapa, kami hanya mengusulkan kalau nanti jumlahnya lebih kecil setidaknya ada pemasangan gratis buat masyarakat," ucapnya.

"Mudah-mudahan bisa terealisasi, kalau keterwakilan kita di pusat kan ada pak Hasan Basri, mudah-mudahan beliau bisa mengawal aspirasi ini sampai bisa direalisasikan," pungkasnya. (*/zac/eza)

 

  Editor : Azwar Halim
#jargas