Meski memasuki musim pancaroba, namun tahun ini Kemenag memiliki alat baru dengan harapan mampu melihat hilal yang selama ini sulit terlihat di kawasan Kota Tarakan.
Kepada Radar Tarakan, Kepala Kemenag Tarakan, Shaberah mengatakan bahwa berdasarkan instruksi Kemenag pusat, pada 1 April 2022 sore pihaknya akan melakukan rukyatul hilal bersama tim yang terdiri dari Pemkot dan instansi terkait.
"Jadi kalau tanggal 1 rukyatul hilal, misalnya ada yang lihat bulan, maka kita bareng puasanya dengan Muhammadiyah yang sudah menentukan waktu puasa," katanya.
Diungkap Shaberah, keterbatasan alat dan situasi cuaca di Tarakan membuat pihaknya belum pernah melihat hilal.
"Tapi alhamdulillah sedikit demi sedikit sudah dilengkapi pusat, biar nanti dilihat itu pas jika diarahkan ke titik hilal namanya Theodolite," jelas Shaberah. (shy) Editor : Sopian Hadi