Pemilik rumah yaitu Tohari (38) saat dikonfirmasi mengungkapkan, saat kejadian ia bersama istri dan anak sedang berada di depan rumah. Sebelum mengetahui api mulai melahap dari bagian belakang rumahnya, ia sempat mendengar suara ledakan yang cukup keras.
"Saya tidak pakai gas elpiji tapi tiba-tiba ada ledakan. Saya lanjut main dengan anak-anak dan istri. Suara ledakan itu tidak dari dalam rumah, tapi dari samping rumah," katanya.
Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mencium bau asap. Setelah ia memeriksa, ternyata api sudah mulai membesar dengan cepat. Tohir pun sempat ingin masuk ke dalam rumah, namun api sudah cukup besar. Rumah miliknya yang terbuat dari kayu, membuat api dengan cepat membakar rumah miliknya.
"Karena api sudah menyala dengan cukup besar, saya langsung menyelamatkan anak dan istri," ungkapnya. (*) Editor : Muhammad Erwinsyah