Wakil Ketua Komisi I DPRD Tarakan Muhammad Hanafia menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas II A, dalam kunjungan kerja tersebut, selain melihat program terhadap warga binaan, over kapasitas yang paling menonjol. "Memang benar kami sudah melakukan kunjungan ke lapas, selain bersilaturahmi, ada beberapa hal permasalahan di lapas," ungkapnya.
Komisi I DPRD Tarakan juga memastikan untuk mengatasi permasalahan over kapasitas, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan sudah memberikan hibah lahan sebesar 5 hektare guna pembangunan lapas baru. "Untuk saat ini kepala lapas yang baru belum mengetahui, mana lahan yang dihibahkan dan di mana lokasi tersebut. Sehingga Kepala Lapas meminta untuk meninjau bersama kami (Komisi 1) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan," tuturnya, Rabu (2/3).
Muhammad Hanafia juga mengaku, sudah menjadwalkan dalam waktu dekat untuk meninjau lahan yang dihibahkan dan akan dibangun lapas baru. "Nantinya hasil tinjauan lapangan yang akan kami laksanakan, akan dibawa oleh Lapas Kelas II A Tarakan ke Kementerian Hukum dan Ham sehingga bisa mendapatkan alokasi anggaran guna pembangunan lapas baru di Tarakan," bebernya.
Lebih lanjut, Komisi I DPRD mengatensi terkiat over kapasitas lapas, pihaknya siap memfasilitasi Lapas Kelas II A Tarakan hingga penghibahan lahan tersebut. "Tahapan pertama memang hibah lahan ini harus selesai sehingga legalitasnya itu segera diselesiakan," lanjutnya. (*) Editor : Muhammad Erwinsyah