Kepada Radar Tarakan, Sekretaris Kota Tarakan, Hamid Amren menuturkan bahwa stunting merupakan masalah anak yang memiliki berat badan lebih ringan dibanding usia atau yang biasa dikenal dengan kurang gizi.
"Ini akan berpengaruh pada kecerdasan anak. Kalau anak sudah tidak cerdas, maka yang terjadi adalah lost generation," ungkap Mantan Kepala Dinas Perhubungan Tarakan.
Untuk itu secara nasional Presiden RI meminta agar kasus stunting dapat menurun hingga ke angka 14 persen.
"Di Tarakan, berdasarkan data BPS ada kenaikan stunting. Ini diduga karena selama pandemi posyandu tidak buka," ungkap Hamid Amren. (shy/ana)
Editor : Sopian Hadi