JIKA biasanya motif batik dijadikan pakaian, aksesoris ataupun sekadar pajangan di rumah dan perkantoran. Tetapi, berbeda halnya di tangan salah satu seniman yang ada di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ini. Ya, dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2021, seniman bernama lengkap Adi Setyo Purwanti membuat lukisan dengan motif batik tentang pandemi Covid-19.
Seniman yang akrab disapa Anto Gondrong dan tinggal di Jalan Kusuma Bangsa, RT 12, Nomor 31 Gunung Lingkas, Tarakan ini mengaku memang ingin menampilkan sesuatu yang berbeda di momen Hari Batik Nasional ini. Tetapi, tetap tidak menghilangkan suatu makna dari karya seni yang ada. Seni lukis batiknya dengan ukuran 225 x 115 centimeter (cm) itu diberinya judul “Corona yang Mendunia”.
Alasannya pun jelas, ini karena situasi dan kondisi sampai saat ini di dunia masih ‘berperang’ pada pandemi Covid-19. Oleh karenanya, batik kartanya ini sebagai sarana ungkapan batin seniman di dalam fenomena pandemi yang melanda dunia. Sehingga karya seni yang luar biasa ini pun dibuatnya dengan penuh makna yang tersirat.
Seniman yang asli kelahiran Tuban, 7 September 1970 ini berharap dari karya seni yang dibuatnya, dapat sekaligus sebagai pengingat saat pertama kali Covid-19 ini melanda dunia. Sehingga memang seluruh elemen masyarakat yang ada agar dapat selalu waspada dengan menjaga protokol kesehatan (prokes). “Disamping melalui karya batik lukis atau batik painting ini juga bisa menyampaikan pesan moral agar selalu berperilaku hidup sehat,’’ tuturnya kepada pewarta, Sabtu (2/10). (dni/fly)
Selengkapnya baca edisi Radar Kaltara, Minggu 3 Oktober 2021
Editor : Azwar Halim