TARAKAN - Pemusatan latihan terus dilakukan atlet binaan Kompas Archery Tarakan, mengingat dalam waktu dekat akan mengikuti kejuaraan panahan tingkat nasional di Jakarta, Kartini Open.
Pelatih Kompas Archery Tarakan, Andi mengatakan, ada sembilan atlet yang dipersiapkan mengikuti kejuaraan yang diadakan Pengurus Besar Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PB Perpani) tersebut. "Rencananya kita turunkan 9 atlet kita mewakili Tarakan, untuk pelaksanaan kejuaraannya dimulai dari 9 April hingga 12 April," tuturnya, Rabu (31/3).
Adapun persiapan sudah dilakukan sejak tahun lalu yang pada saat itu sudah diagendakan pelaksanaan Kartini Open, namun terpaksa diundur karena kondisi pandemi Covid-19. "Yang membuat izin keramaian tidak diberikan, baru sekarang bisa direalisasikan setelah ada izin keramaian," ujarnya.
Andi menargetkan Sembilan atlet ini bisa meraih hasil terbaik, dengan masuk tiga besar di tiap kategori yang diikuti. "Kita optimis bisa masuk dalam tiga besar dari setiap kategori yang diikuti, memang persaingannya cukup ketat mengingat diikuti seluruh daerah di Indonesia," ujarnya.
Terakhir kali Kompas Archer Tarakan mengirimkan atlet untuk mengikuti kejuaraan terjadi pada tahun lalu. Saat itu tiga atlet binaanya berhasil meraih tiga mendali. "Tahun lalu pada bulan Oktober, atlet kita yang mengikuti Indoor Archery Championship di Balikpapan dan berhasil meraih tiga mendali terdiri dari mendali perak 1 dan mendali perunggu 2, setelah itu tidak ada lagi kejuaraan," ungkapnya.
Andi kembali berharap pada kejuaraan panahan Kartini Open ini, atlet binaan Kompas Archery Tarakan bisa memberikan hasil yang terbaik dan mengharumkan nama Tarakan dan Kaltara di tingkat nasional. "Semoga tidak ada kendala dan berjalan lancar hingga pelaksanaan kejuaraan Kartini Open di hari H nanti," ujarnya. (jnr/ash)
Editor : Azwar Halim