TARAKAN - Kabar duka menyelimuti Kota Tarakan pada pada minggu (6/9) dinihari. Pasalnya seorang tokoh masyarakat Sulawesi Selatan sekaligus salah satu petinggi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Puang H. Muhammad Sani Daenna Amir atau yang lebih dikenal H. Sani menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pertamedika pada Minggu (6/9) pukul 02.00 WITA dinihari.
Saat dikonfirmasi usai menyambangi rumah duka, Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya tokoh masyarakat tersebut.
Ia menyampaikan Almarhum H. Sani merupakan tokoh penting yang banyak berkontribusi dalam kegiatan sosial masyarakat. Sehingga menurutnya, meninggalnya H. Sani merupakan duka yang dialami masyarakat Kota Tarakan.
"Pertama saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kota Tarakan turut berduka cita atas meninggalnya Puang Haji Sani. Bagi saya beliau tidak hanya sebagai tokoh masyarakat Sulawesi Selatan, tapi juga sebagai tokoh di Kota Tarakan. Karena selama ini saya melihat begitu banyak kontribusi almarhum untuk pembangunan di Kota Tarakan," ungkap dr. Khirul.
Dalam lawatan tersebut Wali Kota Tarakan juga ditemani ketua adat Tidung H. Wahab yang juga turut berbelasungkawa atas kepergian Almarhum. Diketahui, almarhum akan dimakamkan setelah salat Isya sekira pukul 20.00 WITA. (*/zac/udn)
Editor : Azwar Halim