Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Omzet Penjual Daun Pisang Turun 50 Persen

Azwar Halim • Minggu, 24 Mei 2020 | 04:58 WIB
omzet-penjual-daun-pisang-turun-50-persen
omzet-penjual-daun-pisang-turun-50-persen

TARAKAN- Setiap tahunnya umat muslim merayakan Idulfitri, hari yang identik dengan menu sajian ketupat dan buras. Bagi penjual daun pisang hal ini menjadi momen dalam menjajakan dagangannya. Tetapi berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini, dengan adanya penyebaran  Covid-19, banyak penjual daun pisang yang merasa kurang pengunjung, sehingga omzet pun berkurang hingga 50 persen. 


Marni salah satu penjual daun pisang di kawasan pasar Gusher mengatakan bahwa dirinya berjualan daun pisang sejak 4 hari yang lalu, dan untuk hari terakhir puasa ini, dirinya mengatakan bahwa untuk pembeli daun pisang sudah mulai berkurang, untuk puncak pembeli daun pisang dikatannya, sejak 2 hari kemarin sudah banyak yang melakukan pembelian. Daun pisang sendiri banyak dibeli untuk digunakan membuat buras, karena hal ini identik dilakukan setiap kali memasuki bulan suci Ramadan.


“Kalau Lebaran kali ini omzetnya memang berkurang yaitu hanya berkisar 500 ribu untuk puncak pembeliannya. Berbeda dengan Lebaran sebelumnya yang kadang kita bisa mendapatakan sekitar Rp 1 juta perharinya, karna memang tahun ini jumlah pembeli sangat sedikit jadinya pemasukan pun sedikit, sedangkan untuk penjualan daun, nantinya dirinya akan melakukan pembagian hasil dengan pemilik daun pisang,” ujarnya.(agg/udn)

Editor : Azwar Halim