Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Banyak Tikungan Curam, Tidak Adanya Penerangan Jalan

Azwar Halim • Kamis, 4 April 2019 | 12:24 WIB
banyak-tikungan-curam-tidak-adanya-penerangan-jalan
banyak-tikungan-curam-tidak-adanya-penerangan-jalan

TARAKAN - Tidak adanya fasilitas penerangan jalan yang berada di RT 01, Kelurahan Mamburungan Timur, membuat masyarakat merasa khawatir jika melintasi kawasan tersebut di malam hari. Hal tersebut diungkapkan Ketua RT 01 Kelurahan Mamburungan Timur, Suardi.


Ia mengungkapkan, meski kawasan tersebut jarang terjadi kecelakaan namun tidak adanya penerangan jalan membuat warga cukup khawatir. Sebab, karena tidak adanya penerangan jalan tersebut, beberapa warga nyaris mengalami kecelakaan. Hal itu dikarenakan posisi jalan yang berbentuk tikungan. Sehingga, jika ada kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi, potensi terjadinya kecelakaan dengan kendaraan dari arah berlawanan cukup besar. "Jarang memang kecelakaan cuma kita kan selalu waspada. Kan tidak mungkin sudah terjadi baru dicegah. Sebelum  terjadi makanya kami berharap ada lampu penerangan," kata kemarin (2/4).


Selain rawan terjadi kecelakaan, tidak adanya penerangan pada kawasan itu turut menjadi akses favorit pelaku kriminal melakukan pembegalan. Suardi mengatakan, setidaknya jalan tersebut beberapa kali digunakan orang untuk melakukan aksi kejahatan dengan menyasar warga yang melintas. "Beberapa kali terjadi perampokan. Pelakunya berdiri di situ saja, kita tidak lihat karena gelap. Dia menunggu di pinggir jalan. kalau ada lampu pasti kita lihat dari jauh mungkin orang bisa putar kendaraan kalau gelap. Pas (saat) dekat baru kelihatan," ujarnya.


Karena beberapa kali terjadi aksi begal, menimbulkan keresahan warga setempat. Sehingga jika di malam hari, masyarakat enggan bepergian seorang diri melintasi kawasan tersebut. Selain itu, karena tidak adanya cahaya membuat pelaku kriminal tidak dapat dikenali. "Dua kali sudah ada perampokan, jadi orang takut lewat sini kalau malam. Mungkin kalau ada lampu bisa orang tandai mukanya tapi kalau tidak ada cahaya susah dikenal," tuturnya.


Suardi mengaku sejak lama sudah mengusulkan diadakannya penerangan jalan pada kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Suardi pun berharap tahun depan kawasan tesebut sudah dapat dipasang penerangan jalan. "Kami tidak minta banyak-banyak dan mahal kok. Cuma penerangan saja. Karena penerangan ini manfaatnya tidak dirasakan warga di sini saja tapi juga orang lain yang melewati jalan ini," jelasnya. 


Ia berharap semoga PJU di kawasan tersebut secepatnya terpasang agar masyarakat tidak merasa waswas saat melintas di malam hari. Selain itu, terpasangnya PJU juga dapat meminimalisir kejadian kriminalitas. (*/zac/ash)


 


 

Editor : Azwar Halim