TARAKAN – Berada di wilayah pesisir, akses jalan warga RT 1, Kelurahan Selumit Pantai pun lebih dominan jembatan. Sayangnya, semenisasi jembatan yang memiliki lebar rata-rata dua meter ini mulai rusak dan berlubang.
Ketua RT 1, Kelurahan Selumit Pantai, Sudirman mengatakan jembatan di Beringin Empat, tepatnya di lingkungan RT 1 ini kebanyakan dibangun secara berswadaya.
Jembatan di Gang Bandeng, terputus 20 meter panjangnya. Alhasil ia meminta bantuan dana dari perusahaan-perusahaan setempat. Bagian ujung jembatan ini pun dibangun meski masih terbuat dari kayu ulin.
“Kita selalu ajukan, tapi tidak pernah ada. 2002 kami bangun jembatan itu dari swadaya, minta bantuan-bantuan dari perusahaan yang ada di sini,” terangnya kepada Radar Tarakan, Jumat (25/1).
Total jembatan 1250 meter panjangnya dibangun secara berswadaya. Sementara untuk semenisasinya pun dari Program Pembangunan Kota Terpadu (P2KT) pada masanya, sekitar 2010 silam.
“Kebetulan waktu itu saya masuk dalam anggota P2KT, jadi saya usulkan terus. Jadi semenisasinya dari P2KT,” katanya.
Sejak saat itu tak ada lagi semenisasi di lingkungan RT 1 ini. Konstruksi semenisasi pun hancur dan berlubang. Bagian depan Gang Bandeng, sepanjang 40 meter semenisasi rusak parah.
Ia merasa sudah saatnya jembatan di Beringin Empat ini dilakukan peningkatan. Ia sudah mendapatkan bantuan berupa empat kubik batu kerikil. Setelah bahan bangunan lainnya seperti pasir dan semen sudah ada, pengerjaan semenisasi pun dilaksanakan.
“Banyak sumbangan dari orang-orang perusahaan, terutama dari Pak Kris Apollo. Semen dan pasir belum ada, jadi pelan-pelan baru kita kerjakan,” bebernya.
Diupayakannya agar jembatan di lingkungan RT 1 dibenahi. Ia mengaku banyaknya semenisasi yang rusak, namun tidak mendapatkan respons dari pemerintah.
Ia juga berharap Gang Bandeng ini dilebarkan, dari dua meter menjadi tiga meter. Meski usulannya tak kunjung direalisasikan, ia tetap menyimpan harapan.
“Saya gandeng orang perusahaan, bagaimana nanti bisa disemenisasi. Karena kita menunggu dari pemerintah tidak ada, tapi kita juga tetap berharap dan kita juga berupaya,” tutupnya. (*/one/udn)
Editor : Azwar Halim