Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sendirian Lagi Sakit, Sulit Mencari Keluarga Sukiman

Muhammad Erwinsyah • Rabu, 9 Januari 2019 | 14:08 WIB
sendirian-lagi-sakit-sulit-mencari-keluarga-sukiman
sendirian-lagi-sakit-sulit-mencari-keluarga-sukiman

TARAKAN -  Sukiman seorang kakek berusia 75 tahun kini masih terbaring lemah di pondoknya yang berada di RT 08 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Barat.


Pria kelahiran Martapura 2 Februari 1944 tersebut, sakit-sakitan sejak empat bulan lalu. Namun, pada tanggal 8 Oktober lalu penyakitnya bertambah parah. Ia sempat tak sadarkan diri di pondoknya setelah mengalami insiden.


Saat ini Sukiman masih terbaring lemah dan berharap belas kasih pada tetangga sekitar. 


Saat dikonfirmasi, Ketua Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan Syamsi Sarman mengungkapkan, telah melakukan kunjungan langsung ke kediaman Sukiman dan telah memberikan bantuan langsung secara rutin kebutuhan yang diperlukan Sukiman setiap bulan. Syamsi juga menerangkan Baznas sudah memperkerjakan seorang tetangga terdekat untuk merawat Sukiman di kediamannya.


"Kita belum punya penampungan orang telantar seperti panti. Jadi kami pernah konsultasikan ke Dinas Sosial, barangkali bisa ditampung ke panti Dinas Sosial dan ternyata tidak bisa. Jadi akhirnya kami tawarkan warga sekitar yang mau merawat dan kami yang menanggung gaji sekaligus keperluan Pak Sukiman setiap bulan," terangnya, kemarin (8/1).


Ia menerangkan, dengan kondisi tersebut tentu Sukiman membutuhkan orang lain untuk membantunya. Dikatakannya, sebenarnya Baznas menginginkan Sukiman ditampung di tempat khusus agar ia bisa dilayani secara maksimal. "Karena beliau memang semua harus dibantu seperti BAB (buang air besar), makan, mandi, pakai baju dan lain-lain. Jadi memang harus ada orang yang selalu siap mengurusnya sepanjang waktu,” jelasnya.


Ia melanjutkan, pihaknya pernah berupaya untuk mencari keluarga Sukiman yang konon berada di luar Tarakan. Namun, karena minim keterangan mengenai identitas keluarganya, usaha Baznas belum membuahkan hasil. "Kami sudah cari tahu kalau di sini memang beliau tidak punya keluarga sama sekali. Kabarnya dia punya keluarga di Banjarmasin tapi kita juga tidak tahu ke mana menghubunginya. Saya pikir kalau lewat media sosial mungkin ada harapan," ujarnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi Sosial Hj. Sukuriyah mengungkapkan pihaknya beberapa waktu lalu telah melakukan kunjungan kepada Sukiman. Meski begitu ia mengakui dengan kemampuan yang terbatas, sehingga pihaknya tidak dapat berbuat banyak.


"Kalau dari kami memang tidak ada bantuan materi, kami hanya memberi bantuan motivasi melalui kunjungan dan mengurus segala pelayanan yang diperlukan. Jadi hanya itu yang bisa kami berikan," ujarnya.


Mengenai keberadaan keluarga Sukiman, ia menerangkan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi akurat terkait kebenaran kabar tersebut. "Kami dapat informasi kalau beliau tidak memiliki anak dan istri. Memang ada juga yang bilang dia punya keluarga di Banjarmasin cuma informasinya terbatas jadi kami sulit untuk mengupayakan," tuturnya.


Meski demikian, ia mejelaskan jika pihaknya tetap mengupayakan Sukiman bertemu keluarganya. "Kami akan tetap upayakan pencarian keluarganya, walaupun rasanya sulit tapi kami akan berusaha. Saya berharap masyarakat turut serta membantu jika mengenali atau mengetahui keluarga bapak Sukiman," harapnya. (*/zac/lim)

Editor : Muhammad Erwinsyah