Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

DPUTR Siapkan Taman dan Tempat Duduk

Azwar Halim • Rabu, 19 Desember 2018 | 13:30 WIB
dputr-siapkan-taman-dan-tempat-duduk
dputr-siapkan-taman-dan-tempat-duduk

TARAKAN – Menjelang akhir pengerjaan proyek penanganan banjir di Kelurahan Sebengkok, DPUTR menyiapkan rencana untuk menyulap kawasan tersebut menjadi kawasan asri.


Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan Broto Subagyo saat ditemu di ruang kerjanya kemarin (18/12).


Ia menerangkan, menjelang proses finishing pengerjaan proyek multiyears tersebut, pihaknya telah melakukan pembahasan mengenai rencana akan ditempatkannya puluhan pot dan pohon serta beberapa prasarana di kawasan tersebut untuk menampilkan kesan asri.


"Saat ini kami fokus menentukan penempatan pot besar Jalan Diponegoro itu. Kegiatan pengerjaan antisipasi banjir kan sudah hampir selesai. Nantinya dari depan hotel Harmonis sampai di atas sungai Sebengkok pelayaran akan dipasang pot dan tanaman pohon," jelasnya.


Mengenai jumlah pot besar tersebut, disiapkan sebanyak 30 unit. Tiap pot berukuran panjang 1,5 meter dan lebar 1 meter. "Pohon yang akan ditanam di pot tersebut berfungsi sebagai peneduh sekaligus pohon hias. Nanti juga dilengkapi tempat duduk. Kursinya mengikuti jumlah pot," bebernya.


Adapun tanaman yang akan ditanam yakni cabai buyat. Meski terdengar asing, kata Broto, cabai tersebut memiliki bentuk yang sama dengan cabai besar. Selain itu sangat indah dipandang jika berbuah. "Tanaman ini juga ditanam Bu Risma (Wali Kota Surabaya). Modelnya mirip cabai besar tapi dia keriting," tuturnya.


Mengenai realisasi, pihaknya berupaya akan mulai menempatkan pot besar dan tanaman tersebut pada awal tahun depan. Selain itu juga akan menempatkan kursi pada setiap pohon agar pemandangan di Jalan Diponegoro terkesan seperti kota besar pada umumnya. "Paling cepat awal tahun depan karena bibitnya belum bisa kami turunkan di pencangkokan," jelasnya. (*/zac/ash)

Editor : Azwar Halim