Mengayuh pedal sepeda merupakan olahraga fisik yang bisa menjadi salah satu pilihan untuk memulai pola hidup sehat. Selain mendapatkan manfaat tubuh sehat, banyak hal positif yang didapat dari olahraga ini. Salah satunya memperbanyak kawan sesama pecinta olahraga sepeda. Menjadi ajang menebarkan hal positif khususnya memasyarakatkan olahraga.
DEDI SUHENDRA
Pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 2018, tim sepeda Nusantara Bikers Tarakan dari Kota Paguntaka (sebutan Kota Tarakan) bersilaturahmi untuk bersepeda bersama dengan berbagai komunitas sepeda yang ada di Bumi Tenguyun (Kabupaten Bulungan). Dengan tujuan utama mempererat tali silaturahmi dan membawa virus positif memasyarakatkan olahraga khususnya sepeda.
Sekretaris komunitas sepeda Nusantara Bikers Tata Mulya mengatakan jika sebelumnya hampir setiap pekan komunitasnya melakukan gowes bareng di seputaran Tarakan, kali ini dia beserta para anggota ingin menjelajahi Kaltara dengan bersepeda.
“Jika sebelumnya kami rutin sepedaan seputaran Tarakan, kali ini kita berencana menjelajahi Kaltara dengan sepeda, rute pertama kami Bulungan,” ungkapnya.
Sebelumnya pada hari Sabtu 27 Oktober tim Nusantara Bikers tiba di Salimbatu kemudian disambut oleh tim Salimbatu Bikers Community (SBC) pada keesokan harinya gowes dari Salimbatu menuju Tanjung Palas kemudian disambut oleh tim Bulungan Cycling Community (BCC) dan juga Enggang Bike Community (EBC) di objek wisata Gunung Putih selanjutnya gowes bersama di seputaran Kota Tanjung Selor dan finish di Lapangan Agatis Tanjung Selor.
Pagi itu cuaca sedikit mendung seakan mendukung kegiatan gowes bersama, meskipun menempuh jarak yang cukup jauh ditambah beberapa tanjakan yang curam semua sampai di garis finish dengan selamat.
“Ke depan rencananya kami gowes ke Pulau Bunyu. Kegiatan gowes di Bulungan kali ini sekaligus sosialisasi agar banyak komunitas sepeda ikut kegiatan Jambore Sepeda di Tarakan pada 8-9 Desember mendatang,” terangnya.
Selain itu kata dia, Malinau dan Nunukan juga menjadi salah satu agenda gowes mereka keliling Kaltara.
“Untuk awal touring kami 17 orang dari tim Nusantara Bikers, ke depan bisa lebih banyak lagi bahkan bersama kumpulan komunitas sepeda yang ada di Tarakan. Tujuan kami menyebarkan virus positif olahraga sepeda, semakin banyak orang yang melihat kemudian tertarik dan mulai ikut bersepeda,” tambahnya.
Sekretaris BCC Haen Hasan menambahkan, penyambutan sekaligus penjemputan dan start dilakukan di Gunung Putih, karena sebelumnya pada Sabtu pukul 11.00 Wita, tim Nusantara Bike Tarakan sebanyak 17 orang tiba di Salimbatu Tanjung Palas Tengah dan langsung meluncur ke Tanjung Palas mereka bermalam di Tanjung Palas.
“Dari Gunung Putih gowes bareng dimulai dengan pengawalan Polantas Polda Kaltara,” terangnya.
Meski sebenarnya, kata Haen Hasan rencana awal rute yang akan dilalui bukan hanya on road dalam kota namun juga off road. Namun karena waktu tidak memungkinkan sehingga rute yang dilalui berubah.
“Meskipun rutenya on road tapi cukup menguras tenaga, karena harus melalui beberapa tanjakan. Bahkan jarak yang ditempuh sampai finish mencapai 49,7 kilometer,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat baik untuk menjaga dan meningkatkan rasa persaudaraan antar pesepeda sebagaimana prinsip goweser Indonesia “satu sepeda sejuta sahabat”.
“Harapan kami giat seperti ini ke depan harus lebh ditingkatkan,” ulasnya.
Karena silaturahmi ibarat sebuah ruh kehidupan, hidup tanpa silaturahmi bagaikan jasad tak memiliki ruh, karena sejatinya kodrat manusia adalah mahkluk sosial saling berinteraksi satu sama yang lainnya.
“Tidak ada manusia yang mampu hidup sendiri, sehingga kegiatan silaturahmi dalam bentuk apapun termasuk sesama penghobi sepeda akan semakin menambah warna dalam kehidupan dan Insya Allah memanjangkan umur,” pungkasnya.(***/nri)
Editor : Azwar Halim