TARAKAN - Pelaksaan kejuaraan panahan di Jakarta pada 30 Oktober mendatang, ramai diikuti altet dari berbagai daerah di Indonesia. Termasuk gabungan klub di Tarakan. Kurang lebih 30 pemanah disiapkan Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Tarakan.
Beberapa atlet ditargetkan bakal membawa pulang medali dari kejuaraan tersebut. Termasuk atlet putri yang terbilang jarang dan susah bagi kalangan pemanah.
Harapan tersebut dibebankan kepada Afika, Nazwa, dan Fadiyah. Ketiganya diperkirakan bisa membawa medali pada kejuaraan ini. Sebab tiga atlet panahan Tarakan tersebut sudah membuktikan diri pada kejuaraan sebelumnya dengan membawa tiga medali emas, tiga medali perak, dan tiga medali perunggu.
Dikatakan pelatih panahan Tarakan, Fahrudin Fahmi, dari hasil kepelatihan dengan sistem penghitungan skor, seluruh atlet sudah mendapatkan hasil yang optimal dengan jarak 18 meter. "Sebelumnya sistem kepelatihan ini terpisah. Sekarang sudah mulai kami fokuskan di lapangan panahan di Ladang. Cuma kami terkendala dengan anggaran karena tahu sendiri kondisi KONI saat ini, serta peralatan masih milik pribadi altet," tuturnya.
Pelatih yang kerap disapa Fahmi ini juga mengatakan, keberangkatan para atlet ini didukung oleh masing-masing orang tua atlet, bahkan beberapa orang tua ikut mendampingi anak-anak mereka di kejuaraan ini. "Kami menargetkan medali emas untuk beregu dan individu. Kami akan genjot agar apa yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan. Insya Allah," harapnya. (puu/ash)
Editor : Azwar Halim