TARAKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan bila melihat adanya pelajar yang berkeliaran di luar jam sekolah.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang Ketentraman Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Tarakan, Waridi dimana dirinya berharap tidak ada lagi pelajar yang ditemukan berkeliaran di luar jam sekolah untuk melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat.
“Beberapa kali kami pernah temukan ada pelajar yang berkeliaran di lokasi tidak semestinya seperti di rental permaianan PS dan warnet. Padahal pada saat itu jam sekolah masih berlangsung, sehingga langsung kami lakukan penindakan dan dibawa ke kantor,” tuturnya, Senin (3/9).
Dirinya menjelaskan, setelah pelajar tersebut dibawa ke kantor, pelajar-pelajar tersebut akan diberikan pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.
“Selain diberikan pembinaan, kami juga memanggil orang tua maupun gurunya, agar mereka kapok tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ujarnya.
Selain itu dirinya mengimbau kepada orang tua pelajar khususnya, untuk dapat memperhatikan tingkah laku anaknya di luar maupun di dalam rumah.
“Orang tua di sini punya peranan besar untuk membimbing anaknya. Tidak masalah kalau kecanduan terhadap permainan seperti video game, tapi kalau sudah terjerat narkoba itu yang sulit. Mereka ini kan generasi penerus kita, jadi harus diberikan perhatian lebih untuk masa depannya nanti,” ucapnya.
Sejauh ini dari pantauan pihaknya yang ada di lapangan, memang masih ada pelajar yang ditemukan berkeliaran di jam sekolah, namun saat dilakukan penindakan pelajar ini sudah kabur karena mengetahui ada petugas.
“Kami juga tidak bisa bergantung pada patroli dan informasi intel yang ada di lapangan, informasi dari masyarakat sangat kami butuhkan untuk menindak pelajar-pelajar nakal ini,” ujarnya.
Dirinya juga mengimbau kepada pemilik rental PS maupun warnet untuk tidak menerima pelajar yang akan bermain pada jam sekolah.
“Kalau di jam sekolah jangan diterima, begitupun kalau di luar jam sekolah tapi masih mengenakan seragam, saya harap jangan diterima,” pungkasnya.(jnr/zia)
Editor : Azwar Halim