TARAKAN – Warga sekitar Jalan Yos Sudarso RT 8 dikagetkan dengan munculnya asap yang berasal dari lantai Toko Harapan Jaya Abadi pukul 23.00 Wita Jumat (27/4).
Beberapa warga sekitar, sempat panik akibat munculnya kepulan asap tersebut yang keluar melalui jendela toko. Tak berpikir lama beberapa masyarakat langsung menggedor pintu toko tersebut agar sang pemilik toko toko mengetahui kejadian tersebut.
Salah seorang saksi Lisa (30) menuturkan, beberapa keponakannya tengah asik bersantai namun ia terkejut ketika melihat kepulan asap. “Saya berserta suami juga melihat adanya asap bahkan beberapa pedagang buah yang berjualan tepat di depan toko itu langsung menutup jualannya ketika melihat kepulan asap itu,” bebernya kepada media ini saat dijumpai di lokasi kejadian Jumat malam lalu,(27/4).
Untungnya Pemadam Kebarakaran (PMK) Sektor Barat tiba di lokasi tepat waktu, meski pada saat itu belum ada titik api yang terlihat, berselang 30 menit pemadam kebarakaran tiba di lokasi kejadian, api langsung membesar. Saat akan melakukan pemadaman petugas kembali terkendala dengan jauhnya titik api yang berada di lantai tujuh toko, sehingga petugas melakukan pemadaman melalui lantai tiga toko yang bersebelahan dengan Toko Harapan Jaya Abadi tersebut.
Sang pemilik toko Milki Kartono (70) mengatakan, saat kejadian ia tidak mengetahui jika terjadi kebarakan di lantai tujuh, diketahui di dalam toko tersebut saat terjadi kebakaran tidak ada yang menjaga pada malam hari, sang pemilik juga meyakini lantai tujuh yang digunakan untuk menyimpat barang-barang bekas tersebut tidak memiliki aliran listrik karena ukuran luas gudang yang sangat kecil. “Gudang itu memang dikelilingi dengan kaca, saya mengetahui kejadian itu saat anak buah saya yang panggil saat itu saya tidur dan saya langsung ke toko saya”lanjutnya.
Sekitar pukul 00:00 Wita Sabtu (28/4) dinihari, api dapat dipadamkan oleh petugas, diketahui titik api berasal dari gudang yang berada di lantai 7 gedung toko tersebut, yang hanya berisikan beberapa perabotan rumah tangga serta kasur yang sudah habis dilahap oleh api. Komandan PMK Sektor Barat Lansius menjelaskan, kebakaran yang terjadi di RT 8 No 48 yakni Toko Harapan Jaya Abadi masih belum diketahui penyebabnya.
“Kami menerima laporan langsung meluncur ke lokasi, namun kami jelas terkendala oleh akses menuju titik api karena sebagian toko dijadian untuk berternak walet, sehingga kami melakukan pemadaman sekitar 45 menit dengan dilengkapi 5 unit mobil pemadam kebarakan, kami juga belum mengetahui apa penyebab dari kejadian ini,” tambahnya.(puu/nri)
Editor : Azwar Halim