NUNUKAN – Jika Kabupaten Gunung Kidul memiliki Puncak 4G Gunung Gentong atau Kabupaten Enrekang dengan Cekong Hill yang menjadi lokasi favorit kawula muda untuk swafoto, Nunukan lain lagi. Tepatnya di Kampung Tator, Kelurahan Nunukan Tengah, lokasi itu menjelma menjadi salah satu lokasi favorit saat ini.
Wahana NCC, akhir-akhir ini menjadi perbincangan warga Nunukan baik di warung kopi hingga media sosial. Bagaimana tidak, berada di lokasi tersebut pengunjung disuguhkan pemandangan begitu indah. Hijaunya alam dan birunya laut yang memanjakan mata. Cerita dari mulut ke mulut membuat warga berbondong-bondong menyerbu lokasi booth selfie dan groufie yang berada di Kampung Tator, Kelurahan Nunukan Tengah.
Seperti yang dilakukan Amanda salah seorang pengunjung, setelah mengetahui lokasi tersebut dari cerita rekannya. Menurutnya, untuk merasakan tempat wisata alam tidak perlu keluar kota. Sebab, Nunukan memiliki keindahan yang tak dimiliki daerah lain. Jika sejumlah daerah dapat menikmati alam dan pegunungan. Di Kampung Tator dapat menikmati keindahan alam dan laut. “Sangat indah, udaranya segar pemandangan hutan dan laut beda dengan daerah lain,” ucapnya.
Sementara, Rian mengaku bangga dengan adanya tempat tersebut. Sebab, ia menilai lokasi wisata di Nunukan sangat minim. Bahkan, warga tak ada tempat wisata bersama keluarga. Untuk itu ia berharap agar lokasi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan.
Terutama, jalan menuju lokasi agar segera diperbaiki. “Jalan masih sulit, kondisi jalan masih tanah dan batu. Semoga diperhatikan pemerintah,” harapnya.
H. Andi Mutamir salah seorang penggerak didirikannya Wahana NCC menceritakan bagaimana lokasi itu ditemukan. Saat itu, ia bersama rekan pencinta sepeda melakukan perjalanan dan melalui lokasi tersebut. Kemudian beristirahat sejenak untuk menghilangkan rasa lelah. Setelah itu beberapa orang berfoto sebagai dokumentasi perjalanan. Hasil foto tersebut membuat personel Nunukan Cycling Community (NCC) berinisiatif untuk menciptakan tempat wisata bagi warga Nunukan. “Saat itu kami gowes, karena pemandangan sangat indah. Dari teman-teman berinisiatif untuk membuat tempat agar menjadi satu tempat wisata bagi masyarakat Nunukan. Dan mendapatkan dukungan dari pemilik lahan,” ujar H. Andi Mutamir kepada Radar Nunukan, Sabtu (3/2).
Menggunakan uang kas NCC dan dukungan sejumlah pihak, akhirnya booth selfie dan groufie rampung. Dengan adanya tempat swafoto tersebut diharapkan membuat warga Nunukan memiliki tempat wisata alternatif di akhir pekan.
Upaya menggembangkan lokasi tersebut terus dilakukan dengan menambah sejumlah wahana. Selain itu, fasilitas seperti toilet juga terus diupayakan NCC dan dukungan semua kalangan. “Dukungan semua pihak kami butuhkan. Sebagai langkah awal guna mengeksplor wisata alam yang terpendam. Jika lokasi ini dikelola dengan baik tentunya dapat menghasilkan PAD bagi daerah,” harapnya. (akz/lim)
Editor : Azwar Halim