Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jalan Semenisasi Butuh Peremajaan

Azwar Halim • Rabu, 17 Januari 2018 | 14:39 WIB
jalan-semenisasi-butuh-peremajaan
jalan-semenisasi-butuh-peremajaan

Tarakan - Ketua RT 25 Kelurahan Sebengkok, Nurhansyah Rahman mengatakan jalan semenisasi yang ada di Gang Melati RT 25 yang panjangnya sekitar 300 meter, saat ini kondisinya sebagian telah rusak dan berlubang. Padahal akses jalan tersebut merupakan jalan utama yang dilalui oleh warga RT 25. Selain itu,  sebagian warga RT 23 juga sering melewati akses jalan tersebut. Pada jalan tersebut sebelumnya dilakukan semenisasi secara bertahap sejak tahun 2015 lalu.


“Kondisi jalan semenisasi tersebut perlahan-lahan mulai rusak dan berlubang karena air hujan dari luapan drainase melalui jalan semenisasi tersebut,” turturnya.


Kondisi drainase sebagian memang baik. Namun sebagian drainases ternyata kondisinya kurang lebar yaitu pada pertengahan Gang Melati. Sehingga, ketika hujan turun apalagi hujan deras drainase tidak mampu mengaliri air secara baik dan air meluap ke jalan semenisasi tersebut.


“Air perlahan-lahan mengikis jalan semenisasi tersebut. Akibatnya warga menjadi tidak nyaman ketika melewati jalan tersebut," ujarnya.


Masyarakat pun secara swadaya sudah beberapa kali berupaya memperbaiki atau menambal kerusakan yang ada. Setidaknya, dalam 3 tahun terakhir ini telah dilakukan sedikitnya 3 kali perbaikan oleh warga setempat.


"Bulan Desember 2017 lalu warga RT 25 melakukan kerja bakti bersama sekaligus memperbaiki sebagian jalan semenisasi yang berlubang," ungkapnya.


Namun diakuinya memang perbaikan tersebut dirasa kurang maksimal karena perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh termasuk perbaikan pada drainase yang kecil atau sempit. Ia sudah menyampaikan keluhan warga RT 25 tersebut pada pertemuan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang). Setidaknya ia sudah menyampaikan keluhan perbaikan jalan sensasi dan drainase sebanyak 2 kali Musrembang yaitu pada 2016 dan 2017. Hanya saja sampai saat ini perbaikan belum dapat terlaksana. "Drainasenya hingga saat ini belum pernah tersentuh perbaikan," ucapnya.


Selain itu salah satu penerangan jalan umum pada RT 25 sejak 5 tahun yang lalu kondisinya tidak lagi berfungsi. Padahal PJU tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sebagai penerangan saat warga beraktivitas pada malam hari. "Mungkin lampunya terkena air hujan sehingga mati dan tidak berfungsi," tuturnya.


Dari sisi keamanan, keadaan lingkungan RT 25 Kelurahan Sebengkok dapat terjaga dengan baik dan tidak ada kejadian yang menggangu kenyamanan masyarakat. Warga memang ikut berpartisipasi secara bergantian menjaga keamanan dengan melakukan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Setiap malam telah dijadwalkan sebanyak 5 orang warga secara bergantian untuk menjaga di poskamling.


“Bulan Desember 2017 lalu, poskamling yang lama dibongkar dan warga secara swadaya berencana akan membangun poskamling yang lebih memadai dan lebih dekat dengan jalan utama. Alhamdulillah, warga mengerti betapa pentingnya siskamling untuk menjaga keamanan dan bersama-sama," tuturnya.


Kebersihan di lingkungan RT 25 dapat terjaga dengan baik. Program Pemerintah Kota Tarakan yaitu Sampah Semesta dirasa merupakan program yang sangat  baik. Warga sudah memiliki kesadaran yang cukup baik dalam menjaga lingkungan RT 25 selalu bersih. Setiap sore hari warga mengumpulkan sampah rumah tangga pada gerobak sampah yang tersedia. Setidaknya  2 hari sekali gerobak sampah tersebut diangkut ke depo sampah yang letaknya berada di Sebengkok Waru. Hanya saja sesekali apabila gerobak sampah sudah penuh dan terlambat diangkut, menyebabkan aroma yang tidak sedap bagi warga yang melewati Gang Melati.


"Gerobak sampah yang ada berasal dari Kelurahan Sebengkok. Warga sangat berharap kiranya gerobak sampah tersebut dapat diangkut setiap hari," ujarnya. (*/jhn/udn)

Editor : Azwar Halim