Gerai Sehati Disperindagkop  Jadi Penyeimbang Harga di Tana Tidung

Sophian Hadi • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:20 WIB
STABILISASI HARGA: Gerai Sehati untuk sentara buka di Kantor Disperindagkop Tana Tidung Jalan Kuburan, Desa Tideng Pale.FOTO: IST
STABILISASI HARGA: Gerai Sehati untuk sentara buka di Kantor Disperindagkop Tana Tidung Jalan Kuburan, Desa Tideng Pale.FOTO: IST

 

 

TIDENG PALE – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kabupaten Tana Tidung menghadirkan Gerai Sehati sebagai salah satu upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Tana Tidung, Firman Rudding, mengatakan, saat ini Gerai Sehati (Stabilisasi Harga dan Pasokan Terkendali Inflasi) masih berfokus menyediakan beras dan minyak goreng.

Ke depan, komoditas yang dijual akan diperluas, termasuk gula dan cabai, menyesuaikan kesiapan modal serta fasilitas penyimpanan.

“Gerai Sehati hadir sebagai pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan barang dengan harga yang lebih terjangkau. Kami juga berupaya agar keuntungan yang diambil tetap wajar,” ujarnya, Jumat (9/10).

Menurutnya, pengembangan Gerai Sehati secara bertahap diharapkan dapat menjadi penyeimbang harga di pasaran.

Dengan dukungan anggaran yang memadai, pihaknya berencana menjalin kerja sama langsung dengan petani agar rantai distribusi lebih pendek dan harga jual dapat ditekan.

“Kalau dananya sudah tersedia, kami bisa langsung bekerja sama dengan petani. Keuntungan yang diambil mungkin cukup Rp1.000 hingga Rp2.000, sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Namun, penambahan komoditas seperti cabai masih terkendala keterbatasan modal dan fasilitas penyimpanan.

Komoditas tersebut mudah rusak sehingga membutuhkan penanganan khusus agar stok tetap terjaga.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan beras, Gerai Sehati mengambil pasokan dari Perum Bulog.

Penjualan dilakukan dengan tetap memperhatikan batas harga yang berlaku agar masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.


“Bahkan kami jual di bawah HET,” ujarnya.

Firman menyebutkan, Gerai Sehati telah berjalan sejak 2025 dan dikelola koperasi pegawai Disperindagkop Tana Tidung.

Ke depan, inovasi tersebut diharapkan terus berkembang sehingga dapat menjangkau lebih banyak kebutuhan masyarakat dan mendukung upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Tana Tidung.

“Sementara gerainya masih ada di Kantor Disperindagkop. Kami masih mencari lokasi yang pas di Pasar Imbayud Taka. Kalau nanti ada kios yang tak dipakai, kami masuk di sana,” ujarnya.

Langkah tersebut bertujuan untuk mengimbangi harga pasar sehingga harga bisa stabil.

Gerai Sehati dikelola koperasi pegawai Disperindagkop Tana Tidung.(*)

 

Editor : Sophian Hadi
Gerai Sehati tana tidunf Disperindagkop