TANA TIDUNG – Menjaga keamanan dan keselamatan nelayan saat beraktivitas di perairan sekitar Pulau Mandul, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung (KTT), tim gabungan menggelar patroli dialogis sekaligus memberikan imbauan agar nelayan mewaspadai keberadaan binatang reptil dan cuaca buruk. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya satwa liar sekaligus menjaga kondusivitas wilayah perairan.
Kapolsek Tana Lia, Ipda Dedy Wahyudi mengatakan, patroli dialogis tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya bagi nelayan yang beraktivitas di sekitar Pulau Mandul. “Kami mengimbau para nelayan agar selalu waspada terhadap keberadaan binatang reptil yang berpotensi membahayakan keselamatan saat beraktivitas di perairan,” kata Dedy kepada Radar Kaltara, Jumat (9/10).
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan menyambangi nelayan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengingatkan pentingnya memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Kewaspadaan diperlukan, terutama ketika nelayan beraktivitas di kawasan yang berpotensi menjadi habitat satwa liar.
“Kami berharap imbauan ini dapat dipahami dan diterapkan oleh para nelayan agar keselamatan selama beraktivitas tetap terjaga,” jelasnya.
Dedy juga mengingatkan nelayan agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan keberadaan reptil yang berpotensi mengancam keselamatan. Melalui patroli dan komunikasi langsung dengan masyarakat, situasi keamanan di perairan Pulau Mandul diharapkan tetap kondusif.
“Kami mengajak seluruh nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan keselamatan, dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah perairan,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim