Harga Cabai di Tana Tidung Semakin Pedas, Tingkat Pengecer Tembus Rp 170 Ribu per Kg

Sophian Hadi • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 16:08 WIB
HARGA NAIK: Harga cabai rawit di tingkat pengecer tembus Rp 170 ribu per kg. FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN
HARGA NAIK: Harga cabai rawit di tingkat pengecer tembus Rp 170 ribu per kg. FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN

 

TIDENG PALE – Harga cabai rawit lokal di Kabupaten Tana Tidung (KTT) kembali membuat masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam.

Di Pasar Imbayud Taka, Tideng Pale, harga cabai rawit kini Rp 150 ribu hingga Rp170 ribu per kilogram.

Harga tersebut sebenarnya sudah turun dari sebelumnya yang sempat menyentuh Rp180 ribu per kilogram.

Namun, angka itu masih jauh di atas harga normal yang berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.

Kondisi tersebut mulai dirasakan pedagang maupun konsumen.

Tingginya harga membuat masyarakat memilih membeli cabai dalam jumlah sedikit agar pengeluaran tidak semakin membengkak.

Salah seorang pedagang atau pengecer di Pasar Imbayud Taka, Wati, mengatakan harga cabai yang dijualnya saat ini mencapai Rp170 ribu per kilogram. 

Sementara dari pemasok, ia harus membeli dengan harga sekitar Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

“Sekarang mahal, jadi tidak berani ambil banyak palingan sekitar satu kilo setengah atau Rp 150 ribu sebagai modal. Takut tidak habis dan malah rugi,” ujarnya.

Menurutnya, konsumen kini lebih banyak membeli secara eceran.

Jika biasanya membeli dalam jumlah lebih banyak, saat harga melonjak pembeli cenderung mengambil sekitar satu ons.

Dengan harga Rp170 ribu per kilogram, satu ons cabai saja harus ditebus sekitar Rp17 ribu.

Nilai tersebut cukup terasa bagi masyarakat yang harus mengatur kembali belanja kebutuhan sehari-hari.

Pedagang lainnya, Ati, juga mengungkapkan kondisi serupa. 

Pasokan cabai dari luar daerah seperti dari Sulawesi saat ini terbatas sehingga cabai yang beredar di pasar lebih banyak mengandalkan hasil produksi lokal.

Harga dari agen atau distributor berada di kisaran Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.

Dari tingkat tersebut, pedagang kemudian menjualnya kembali kepada konsumen dengan harga sekitar Rp150 ribu per kilogram, tergantung modal dan sistem pembelian.

Para pedagang atau pemgecer membeli dari pemasok yang ada di Pasar Imbayud Taka. Ada dua yang disebut sebut sebagi agen cabai di pasar tersebut. (*)

Editor : Sophian Hadi
Pasar Imbayud Taka cabai rawit