TIDENG PALE – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tana Tidung mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara.
Sekitar 450 atlet, pelatih dan ofisial diproyeksikan menjadi bagian dari kontingen Tana Tidung.
Ketua Umum KONI Tana Tidung, Hafid Padu, mengatakan persiapan kini memasuki tahapan entry data atlet, pelatih dan ofisial.
Dari sekitar 26–27 cabang olahraga (cabor) yang dipersiapkan, sebanyak 17 cabor telah memasukkan data awal.
“Masih berjalan. Dari laporan tim keabsahan kepada kami, sudah sekitar 17 cabang olahraga yang memasukkan data. Dari persiapan 26 sampai 27 cabang olahraga, masih ada beberapa yang datanya belum masuk,” kata Hafid, Selasa (29/9).
Entry data tersebut ditargetkan rampung pada 10 Oktober 2026.
Setelah itu, data akan diserahkan kepada panitia tingkat provinsi untuk menjalani proses verifikasi guna memastikan atlet, pelatih dan ofisial memenuhi persyaratan PB KONI Provinsi Kaltara.
Hafid memperkirakan jumlah kontingen Tana Tidung mencapai sekitar 450 orang.
"Kalau data sementara yang pernah kami input, tapi tetap menyesuaikan tim keabsahan. Kalau kami dari KONI KTT 425, tapi bisa bertambah dan diperkirakan 450-an," ujarnya.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya yang berada di kisaran 300 orang.
Menurutnya, peningkatan jumlah kontingen tidak terlepas dari perkembangan pembinaan olahraga di Tana Tidung.
Dengan cabor yang diandalkan silat, panahan, kick boxing, wood ball, pentaque, atletik, karate dan kempo.
"Saya lihat perkembangannya cukup bagus, dengan target medali lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.
Pada tahun 2022 Tana Tidung memperoleh 37 emas, 41 perak dan 96 perunggu.
Sejumlah cabor juga tetap menjalankan latihan secara mandiri meski pemusatan latihan atau training center (TC) belum digelar secara terpusat.
“Teman-teman cabor tetap punya progres latihan kepada atletnya setiap hari. Walaupun kami belum melaksanakan TC, mereka sudah melaksanakan latihan secara mandiri,” ujarnya.
Setelah proses entry data dan verifikasi selesai, KONI akan memfokuskan persiapan pada latihan dan TC.
Durasi TC nantinya disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
Porprov Kaltara sendiri direncanakan dibuka pada 10 November 2026 dengan Kabupaten Malinau menjadi tuan rumah.
KONI Tana Tidung kini menunggu kepastian dukungan anggaran melalui APBD Perubahan untuk menunjang persiapan kontingen.
“Pak Bupati tetap berkomitmen dalam hal pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi. Terkait jumlah anggaran, kita tetap menunggu di anggaran perubahan,” pungkas Hafid.
Ia pun menegaskan, meski hingga saat ini belum menerima anggaran tidak menyurutkan semangat KONI KTT melaksanakan tahapan dan pembinaan kepada cabor menghadapi Porprov II. (*)
Editor : Sophian Hadi