TANJUNG SELOR – Bhabinkamtibmas Polsek Tana Lia memberikan sosialisasi tentang dampak negatif bullying sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air kepada siswa dan tenaga pendidik SD Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, Kecamatan Tana Lia, Kamis (24/9).
Kapolsek Tana Lia Ipda Dedy Wahyudi mengatakan, sosialisasi tersebut menyasar siswa dan tenaga pendidik dengan memberikan pemahaman mengenai perilaku bullying serta pentingnya membangun sikap saling menghargai di lingkungan sekolah. “Kami memberikan pemahaman kepada siswa sejak dini mengenai dampak negatif bullying serta bagaimana berperilaku yang baik di lingkungan sekolah,” kata Dedy kepada Radar Kaltara, Kamis (24/9).
Dalam sosialisasi, Bhabinkamtibmas menjelaskan perbedaan antar bercanda dengan tindakan mengolok-olok yang dapat masuk dalam kategori bullying. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis bullying dan dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban.
“Anak-anak perlu memahami bahwa tidak semua candaan dapat dibenarkan. Mengolok-olok teman dapat memberikan dampak dan tidak boleh dianggap sebagai hal biasa,” ungkapnya.
Siswa juga diarahkan untuk berperilaku baik selama berada di lingkungan sekolah serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti teman. Apabila mengalami atau mengetahui tindakan bullying, siswa diminta segera menyampaikan kepada pihak yang dipercaya.
“Apabila ada yang mengalami bullying, jangan takut untuk melapor kepada wali kelas, guru piket, kepala sekolah maupun orang tua atau wali di rumah,” jelasnya.
Selain pencegahan bullying, kegiatan tersebut diisi dengan penanaman rasa cinta tanah air melalui sejumlah permainan edukatif. Siswa diajak mengenal warna bendera Indonesia, menghafal lagu kebangsaan Indonesia Raya, Pancasila hingga bahasa daerah. “Penanaman rasa cinta tanah air juga penting dilakukan sejak dini agar anak-anak memiliki rasa bangga terhadap bangsa dan negaranya,” kata Dedy.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tana Lia berharap nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati dan kecintaan terhadap Indonesia dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari siswa. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membentuk karakter anak-anak agar lebih disiplin, saling menghargai dan memiliki rasa cinta tanah air,” pungkasnya.(jai)
Editor : Azward Halim