Coffee Morning Bupati Tana Tidung: Rumah Sakit, Kampus IAIN hingga Stunting Jadi Atensi

Sophian Hadi • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 08:11 WIB
BERI ARAHAN: Bupati Ibrahim Ali pimpin coffee morning bersama kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Tana Tidung lainnya.
BERI ARAHAN: Bupati Ibrahim Ali pimpin coffee morning bersama kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Tana Tidung lainnya.

 TlDENG PALE — Bukan sekadar agenda rutin, Coffee Morning Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menjadi ruang untuk mengukur sejauh mana program-program prioritas daerah berjalan di lapangan.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Lumbung Taka, Rabu (23/9) itu dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten II, para kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait di lingkungan Pemkab Tana Tidung.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap setiap program pembangunan.

Menurutnya, program yang telah direncanakan tidak cukup hanya dilaksanakan, tetapi harus terus dipantau agar target yang ditetapkan benar-benar tercapai.

“Setiap target harus dapat dipantau secara berkala. Kalau ada kendala, segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing perangkat daerah,” demikian arahan Bupati.

Rumah Sakit Jadi Perhatian

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pembangunan rumah sakit, termasuk kesiapan berbagai peralatan kesehatan yang nantinya dibutuhkan.

Kesiapan sarana dan alat kesehatan menjadi bagian penting agar pembangunan rumah sakit tidak berhenti pada pembangunan fisik semata.

Fasilitas yang tersedia nantinya diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tana Tidung.

Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga membahas progres pembangunan kampus IAIN.

Kehadiran fasilitas pendidikan tinggi tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pendidikan sekaligus membuka peluang pengembangan sumber daya manusia di daerah.

Stunting Tak Luput dari Evaluasi

Persoalan stunting juga menjadi salah satu pembahasan penting dalam Coffee Morning.

Evaluasi diarahkan pada berbagai langkah yang telah dilakukan, mulai dari pencegahan, pemenuhan kebutuhan gizi hingga penguatan koordinasi antarperangkat daerah.

Penanganan stunting dinilai membutuhkan kerja bersama, sebab persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga menyangkut pola asuh, pemenuhan gizi, sanitasi, serta kondisi sosial masyarakat.

Karena itu, sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci agar upaya penurunan angka stunting dapat berjalan lebih terarah.

Bupati Tekankan Kerja Nyata

Melalui forum tersebut, Bupati meminta seluruh perangkat daerah tidak berjalan sendiri-sendiri.

Koordinasi harus diperkuat, sementara setiap program harus memiliki target yang jelas dan dapat diukur.

Seluruh jajaran Pemkab Tana Tidung juga didorong bekerja secara sinergis, bertanggung jawab dan berorientasi pada hasil.

Coffee Morning akhirnya bukan hanya menjadi ruang membahas agenda pembangunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan setiap program pemerintah benar-benar bergerak dari rencana menjadi hasil yang dirasakan masyarakat.

Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemkab Tana Tidung berharap berbagai program prioritas, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga penanganan stunting, dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarak. (*)

Editor : Sophian Hadi
Coffee Morning Bupati Ibrahim Ali PEMKAB KTT