Siap-siap Ditertibkan, Tiga Titik PKL Jadi Atensi Satpol PP Tana Tidung

Sophian Hadi • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 19:24 WIB
ILUSTRASI AI
ILUSTRASI AI

 

TIDENG PALE – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik di Kabupaten Tana Tidung kembali menjadi perhatian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sedikitnya tiga titik lokasi kini menjadi atensi Satpol PP karena selain menggunakan lokasi yang dinilai tidak sesuai peruntukannya, aktivitas pedagang juga dinilai menimbulkan persoalan kebersihan.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Tana Tidung, Budiman, mengatakan tiga lokasi tersebut yakni pedagang bawang di depan Rumah Sakit di Jalan Padat Karya, pedagang kelapa di simpang Pusat Pemerintahan (Puspem), serta pedagang di kawasan bundaran Puspem.

"Bidang Penegakan Perda sudah melakukan pendataan pelanggaran PKL. Ada tiga yang menjadi perhatian kita, yakni di depan RS, simpang Puspem dan bundaran. Selain melanggar ketentuan, juga tidak menjaga kebersihan," terang Budiman, Rabu (23/9).

Menurut Budiman, keberadaan pedagang di lokasi tersebut bukan kali pertama menjadi perhatian.

Bidang Penegakan Perda sebelumnya telah memberikan imbauan dan peringatan agar pedagang tidak kembali menggunakan lokasi yang dinilai melanggar ketentuan.

Namun, aktivitas perdagangan masih ditemukan di sejumlah titik.

Budiman mengingatkan, apabila kondisi tersebut dibiarkan, jumlah pedagang dikhawatirkan kembali bertambah dan membuat kawasan yang telah ditata kembali dipenuhi aktivitas berjualan.

"Sudah diingatkan semua oleh Bidang Penegakan Perda dan sudah ditertibkan sebelumnya. Kalau dibiarkan nanti bertambah lagi. Kasihan, sudah dibangun, dibongkar lagi kalau nanti kita tertibkan, seperti yang di bundaran Puspem sebelumnya sudah kita tertibkan jelang Agustus lalu, sekarang ada lagi yang berjualan disitu,' ujarnya.

Selain persoalan penataan, kebersihan lingkungan juga menjadi sorotan.

Di simpang Puspem, misalnya, aktivitas pedagang kelapa disebut meninggalkan cukup banyak sampah di sekitar lokasi.

Kondisi serupa juga ditemukan di depan rumah sakit. Sampah sisa dagangan, termasuk tomat, disebut dibuang ke dalam parit.

Satpol PP menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar aktivitas perdagangan tidak menimbulkan persoalan baru, terutama terhadap kebersihan dan penataan kawasan.

Dengan adanya tiga lokasi yang telah dipetakan tersebut, Satpol PP memastikan aktivitas PKL menjadi bagian dari pengawasan ketertiban umum di wilayah Tana Tidung.(*)

Editor : Sophian Hadi
Tratibum satpol pp Tana Tidung