Vamelia Ibrahim Dorong Perempuan Tana Tidung Berani Ambil Peran di Politik

Sophian Hadi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 20:44 WIB

 

PERAN PEREMPUAN: Vamelia Ibrahim dalam podcast yang digelar Badan Kesbangpol Tana Tidung. FOTO: DKISP
PERAN PEREMPUAN: Vamelia Ibrahim dalam podcast yang digelar Badan Kesbangpol Tana Tidung. FOTO: DKISP

 

TIDENG PALE – Peran perempuan dalam politik dan pembangunan daerah dinilai semakin penting.

Perempuan tidak hanya dibutuhkan untuk memenuhi kuota keterwakilan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan publik menyentuh kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tana Tidung (KTT) sekaligus Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Vamelia Ibrahim, S.E., M.Pd., saat menjadi narasumber dalam podcast Obraspol (Obrolan Santai Bersama Kesbangpol) yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) KTT, Senin (14/9).

Mengangkat tema “Perempuan dan Politik”, podcast tersebut menjadi ruang diskusi mengenai keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah, politik, hingga pengambilan kebijakan publik.

Vamelia menegaskan, kuota 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif.

Menurutnya, keterwakilan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan hak dan prinsip keadilan dalam kehidupan demokrasi.

“Perempuan memiliki kepekaan hingga detail terkecil dalam mengawal berbagai isu strategis. Karena itu, kehadiran perempuan dalam politik penting agar kebijakan publik dapat mengakomodasi kepentingan semua gender,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Vamelia juga berbagi pengalaman menjalankan berbagai peran sekaligus.

Selain sebagai wakil rakyat dan pimpinan sejumlah organisasi, ia tetap menjalankan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga.

Menurutnya, tantangan menjalankan peran ganda bukan alasan untuk mengabaikan keluarga.

Kuncinya adalah memberikan perhatian yang berkualitas kepada keluarga di tengah padatnya aktivitas kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Podcast tersebut juga membahas berbagai aspirasi daerah yang telah dikawal Vamelia di tingkat Provinsi Kaltara.

Di antaranya penguatan ekonomi dan pelatihan UMKM, peningkatan keterampilan anak muda, bantuan keagamaan, serta pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum.

Dukungan terhadap peningkatan partisipasi PAUD, gerakan literasi, hingga sektor kesehatan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga.

Di akhir perbincangan, Vamelia berpesan kepada perempuan, khususnya di Tana Tidung dan Kaltara, agar tidak ragu mengambil peran dalam pembangunan dan politik.

“Suara perempuan jangan hanya menjadi gema, tetapi harus menjadi suara utama yang didengarkan. Kita harus membuktikan bahwa perempuan mampu memimpin, merumuskan masalah, menyelesaikan masalah, serta melahirkan kebijakan yang pro-perempuan,” tegasnya. (*)

Editor : Sophian Hadi
Vamelia Ibrahim Ketua TP PKK Tana Tidung