Antisipasi Kabut Asap Karhutla, Pemkab Tana Tidung Bagikan Masker ke Warga

Sophian Hadi • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 15:05 WIB
JAGA KESEHATAN: Pemkab Tana Tidung melalui Satpol PP, Dinkes dan BPBD membagikan masker kepada masyarakat Tideng Pale, Rabu (2/9).(FOTO: DKISP)
JAGA KESEHATAN: Pemkab Tana Tidung melalui Satpol PP, Dinkes dan BPBD membagikan masker kepada masyarakat Tideng Pale, Rabu (2/9).(FOTO: DKISP)

 


TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan akibat kabut asap yang ditimbulkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Rabu (2/9).

Pembagian masker menyasar masyarakat dan pengguna jalan di sejumlah titik di kawasan Tideng Pale.

Di antaranya area jalan dan trotoar, pasar, hingga pelabuhan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap.

Paparan asap Karhutla berpotensi mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Tana Tidung, H.M. Sarif mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

"Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi kabut asap semakin pekat," ujarnya.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga kesehatan serta mengikuti informasi resmi pemerintah mengenai perkembangan kualitas udara dan kondisi kabut asap.

Pemkab Tana Tidung mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga kesehatan serta lingkungan di tengah kondisi kabut asap akibat Karhutla.

"Kasus inspeksi saluran pernapasan atas (ISPA) meningkat selama Agustus 2026, tapi tidak semua penyebab ISPA kabut asap. Tapi tetap diantisipasi," tutupnya. (*)

Editor : Sophian Hadi
karhutla bpbd dinkes Tana Tidung