TIDENG PALE - Gedung PHTC RSUD Akhmad Berahim Kabupaten Tana Tidung mulai dimanfaatkan untuk pelayanan rawat inap.
Untuk memastikan fasilitas tersebut berjalan sesuai perencanaan, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat melaksanakan monitoring dan evaluasi.
Untuk memastikan fasilitas tersebut berjalan sesuai perencanaan, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat melaksanakan monitoring dan evaluasi pada Selasa (18/8).
Monitoring dilakukan untuk memastikan kesiapan Gedung PHTC, baik dari sisi pekerjaan fisik, kualitas bangunan, maupun kelengkapan fasilitas pendukung.
Pemerintah daerah ingin memastikan fasilitas yang telah dibangun tersebut benar-benar mampu menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengatakan, monitoring dan evaluasi dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan fasilitas kesehatan yang tersedia dapat memberikan pelayanan secara optimal.
“Kita ingin memastikan semuanya berjalan sesuai dengan perencanaan, baik dari sisi pekerjaan fisik, kualitas maupun kelengkapan fasilitas pendukung. Yang paling penting, fasilitas ini dapat memberikan pelayanan yang optimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ibrahim Ali.
Ia menyebut, saat ini masyarakat sudah mulai memanfaatkan layanan rawat inap di Gedung PHTC RSUD Akhmad Berahim.
Karena itu, kesiapan fasilitas menjadi perhatian penting agar pelayanan yang diberikan dapat berjalan dengan baik.
Menurut Ibrahim, pembangunan sarana kesehatan tidak hanya berorientasi pada keberadaan gedung, tetapi harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kesehatan yang representatif, berdampak langsung dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Tana Tidung,” katanya.
Pemkab Tana Tidung juga akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap fasilitas kesehatan agar sarana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)
Editor : Sophian Hadi