Pemkab Tana Tidung Salurkan Bantuan Lengkap untuk Korban Kebakaran, DSP3APMD: Terima Sumbangan Warga

Sophian Hadi • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:37 WIB
BANTUAN: DSP3PMD menyalurkan bantuan dari Kemensos ke korban kebakaran. (FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)
BANTUAN: DSP3PMD menyalurkan bantuan dari Kemensos ke korban kebakaran. (FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)

 

TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus berupaya memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kebakaran di Tideng Pale dan Tideng Pale Timur.

Tak hanya memastikan kebutuhan makan dan minum terpenuhi, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan untuk meringankan beban korban selama masa tanggap darurat.

Bantuan yang disiapkan cukup beragam, mulai dari kasur, selimut, pakaian, makanan siap saji hingga peralatan dapur keluarga. Bantuan sandang untuk orang dewasa meliputi pakaian pria, pakaian wanita dan handuk mandi.

Tak hanya kebutuhan orang dewasa, pemerintah juga menyiapkan family kit yang berisi berbagai perlengkapan dasar keluarga.

Di antaranya senter serta perlengkapan kebersihan seperti sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, sampo, sabun cuci piring dan sabun cuci pakaian.

Bantuan tersebut juga dilengkapi handuk mandi serta pakaian dalam untuk pria dan wanita.

Kebutuhan anak-anak dan bayi turut menjadi perhatian.

Melalui bantuan kids ware, pemerintah menyalurkan perlengkapan mandi bayi serta pakaian bayi bagi keluarga yang terdampak kebakaran.

Selain bantuan Kemensos, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSP3APMD) juga membuka posko penerimaan sumbangan dari warga.

Untuk memastikan bantuan yang datang dapat dikelola dengan baik, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung juga membuka posko khusus penerimaan dan penyaluran bantuan di posko penampungan Pendopo Djaparuddin.

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi berbagai bantuan yang datang dari sejumlah daerah dan lembaga. 

Kabarnya ada bantuan yang akan datang dari Malinau, Kabupaten Bulungan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara hingga TP PKK.

Kepala DSP3APMD Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan, mengatakan keberadaan posko diperlukan agar seluruh bantuan yang masuk dapat terdata dan penyalurannya berlangsung tertib.

“Supaya penyalurannya lebih terkoordinasi. Kabarnya ada bantuan dari Malinau, Bulungan, provinsi maupun TP PKK,” jelas Arief, Rabu (19/8).

Menurutnya, koordinasi menjadi hal penting agar bantuan yang diterima dapat disalurkan sesuai kebutuhan masing-masing korban dan tepat sasaran.

Sejauh ini bantuan masyarakat terus mengalir, dari paguyuban, komunitas dan lainnya. 

Bantuan mayoritas berupa sembako dan pakai layak pakai.

Sebelumnya, Bupati Ibrahim Ali menegaskan, pemerintah daerah akan menanggung kebutuhan dasar para korban, termasuk makanan dan minuman.

Bantuan tersebut juga tetap diberikan kepada warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarganya.

“Kami sampaikan kepada korban kebakaran bahwa mereka tidak sendirian. Forkopimda semuanya hadir untuk membantu. Untuk kebutuhan makan, minum dan lain-lain akan ditanggung pemerintah daerah,” tegasnya, Selasa (18/8).

Bupati juga telah memerintahkan Sekretaris Daerah agar menyiapkan dukungan anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan awal para korban.

Ia meminta aparat kecamatan dan desa melakukan pendataan secara aktif dengan mendatangi langsung warga terdampak, bukan hanya melalui imbauan atau menunggu masyarakat datang ke posko.

“Jemput bola. Tidak usah hanya disampaikan lewat imbauan. Kita kenal warga kita, jadi mereka harus didatangi dan dipastikan kebutuhannya,” ujarnya. (*)

Editor : Sophian Hadi
dinsos ktt bpbd