Bukan Sekadar Lomba 17 Agustus, Kodim 0914/Tana Tidung Tanamkan Nasionalisme hingga ke Anak-anak

Sophian Hadi • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:40 WIB
HUT KEMERDEKAAN: Lomba mekap yang digelar Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0914/TNT.
HUT KEMERDEKAAN: Lomba mekap yang digelar Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0914/TNT.

 

 

TIDENG PALE – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Kodim 0914/Tana Tidung (TNT) tidak sekadar menjadi ajang hiburan, Selasa (18/8).

Beragam perlombaan yang melibatkan anggota TNI hingga keluarga besar Kodim dikemas untuk mempererat persaudaraan sekaligus menanamkan semangat nasionalisme.

Ketua Persit Kartika Candra Kirana Urvana Florensius didampingi Dandim 0914/TNT Letkol Arm R. Florensius F. Ricarda mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan keluarga besar Kodim 0914/TNT.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Kodim.

Anak-anak dan keluarga anggota juga dilibatkan sehingga suasana perayaan kemerdekaan dapat dirasakan seluruh keluarga besar Kodim.

Urvana menjelaskan, sejumlah perlombaan sengaja dikemas dengan nuansa merah putih.

Peserta diwajibkan menggunakan berbagai aksesori bernuansa merah putih, seperti ikat kepala, gelang maupun pita.

Hal tersebut menjadi bagian dari upaya mengingatkan peserta terhadap identitas sebagai warga negara Indonesia serta perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

“Kita kemas bagaimana mengingatkan kita bahwa kita sebagai warga negara Indonesia dan juga tidak lepas dari perjuangan para pahlawan kita merebut kemerdekaan Republik Indonesia kita tercinta,” katanya.

Tidak hanya nasionalisme, berbagai permainan juga dirancang untuk membangun kekompakan dan jiwa korsa.

Lomba seperti memindahkan karet secara berkelompok menjadi sarana melatih kerja sama antarpeserta.

Sementara untuk keluarga, terdapat lomba yang melibatkan pasangan suami istri, seperti lomba makap, makan pisang dan joget balon.

Perlombaan tersebut juga menekankan kekompakan, konsistensi dan kerja sama pasangan.

“Kita memupuk kekompakan, jiwa korsa, semangat. Ada yang lomba make up antara suami dan istri,” ungkapnya.

Anak-anak anggota Kodim juga mendapat ruang untuk ikut merasakan kemeriahan HUT Kemerdekaan melalui berbagai permainan, seperti lomba makan kerupuk dan memindahkan telur.

Menurut Urvana, meski sebagian anak-anak mungkin belum sepenuhnya memahami sejarah perjuangan kemerdekaan, kegiatan tersebut menjadi cara sederhana untuk mengenalkan makna 17 Agustus sejak dini.

“Mungkin dalam pemikiran anak-anak kan masih belum mengerti. Makanya kita lomba dalam rangka apa? Dalam rangka kemerdekaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, antusiasme atau euforia dalam merayakan kemerdekaan juga penting untuk menjaga semangat kebangsaan.

Euforia tersebut bukan sekadar kegembiraan, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Urvana menegaskan, semangat memperingati kemerdekaan tetap harus dijaga meski tahun ini berbagai daerah menghadapi tantangan, termasuk efisiensi anggaran dan kondisi kemarau yang cukup panjang.

“Jangan halangan menjadikan satu hambatan,” tegasnya.

Ia berharap semangat kemerdekaan tetap menjadi energi positif bagi keluarga besar Kodim 0914/TNT maupun masyarakat untuk menjaga persatuan, kekompakan dan suasana kondusif di wilayah Tana Tidung.(*)

Editor : Sophian Hadi
Kodim 0914 Persit 0914 Tana Tidung