TIDENG PALE – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan pertokoan di Jalan Jenderal Sudirman, RT 07, Desa Tideng Pale Timur Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Senin (17/8) malam.
Kobaran api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 21.20 WITA dan dengan cepat membesar.
Api diduga bermula dari bagian belakang Warung Arema sebelum menjalar ke sejumlah bangunan di sekitarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Tana Tidung, Didii Darmadi, mengatakan api kemudian merembet ke toko kelontong, gudang, toko mebel hingga rumah kontrakan.
“Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui. Api awalnya dari belakang Warung Arema dan kemudian menjalar ke bangunan di sekitarnya,” ujar Didii.
Berdasarkan laporan sementara BPBD Tana Tidung, sekitar 20 unit bangunan terdampak kebakaran.
Jumlah tersebut masih dapat berubah karena pendataan di lapangan masih berlangsung.
Bangunan yang terbakar didominasi rumah kayu dan bangunan semi permanen.
Area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 100 meter.
Sejumlah bangunan yang terdampak antara lain rumah warga, rumah kos, warung makan, toko sembako, gudang serta toko mebel.
Beruntung, hingga laporan sementara dibuat, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Sementara jumlah warga yang mengungsi masih dalam proses pendataan dan pendampingan, termasuk upaya trauma healing bagi warga terdampak.
Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, PMK, KPH, Yonif, Kodimz Polsek, Satpol PP, Koramil hingga masyarakat.
Sedikitnya tiga unit mobil pemadam PMK dan dua unit mobil pemadam Yonif dan Kodim 1 unit dikerahkan ke lokasi.
Selain itu, sejumlah kendaraan suplai air dari BPBD, KPH, PDAM dan warga turut membantu proses pemadaman.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.25 WITA untuk melakukan penanganan.
Hingga berita ini disusun, situasi masih dalam pendinginan dan pendataan dampak kebakaran terus dilakukan.
BPBD juga mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, di antaranya makanan, air minum, selimut dan pakaian.
Dukungan obat-obatan serta tenaga medis juga diperlukan.
Selain kebutuhan dasar, pemerintah dan tim penanganan juga mempersiapkan pendampingan psikososial serta pendirian posko pengungsian dan posko pengaduan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran.
Sementara itu, kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dan akses menuju lokasi kebakaran relatif lancar.
Besaran kerugian material maupun jumlah pasti bangunan yang terbakar masih belum dapat dipastikan.
Pendataan lebih lanjut akan dilakukan setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman.(*)
Editor : Sophian Hadi