Bukan Sekadar Lomba, Yonif 922 Upun Taka Rangkul Warga Betayau Rayakan HUT Ke-81 RI 

Sophian Hadi • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:08 WIB
MERIAH: Lomba Agustusan yang digelar Yonif 922/Upun Taka dengan melibatkan masyarakat Betayau.
MERIAH: Lomba Agustusan yang digelar Yonif 922/Upun Taka dengan melibatkan masyarakat Betayau.

 

TIDENG PALE – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tana Tidung berlangsung meriah.

Salah satunya digelar Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 922/Upun Taka bersama masyarakat di wilayah Betayau, Minggu (16/8).

Berbagai perlombaan khas Agustusan digelar untuk menyemarakkan suasana menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.

Namun, kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi prajurit dan keluarga besar batalyon. Warga sekitar juga diajak ikut ambil bagian.

Komandan Yonif TP 922/Upun Taka, Mayor Inf Michael Connis Tanaem, S.S.T.Han., S.I.P., M.I.R., mengatakan kegiatan tersebut menjadi momen istimewa bagi satuannya.

Sebab, tahun ini merupakan kali pertama Yonif TP 922/Upun Taka merayakan HUT RI bersama masyarakat Tana Tidung.

“Ini kesempatan yang sangat langka dan sangat berharga. Kami memang baru lima bulan menjadi keluarga Tana Tidung, tetapi kami ingin merasa bahwa kami adalah bagian dari masyarakat Tana Tidung,” kata Michael.

Sejumlah lomba disiapkan, mulai dari lomba makan kerupuk, balap kelereng, balap karung hingga voli menggunakan balon.

Keseruan semakin terasa saat lomba panjat pinang digelar dengan peserta yang terbuka bagi masyarakat.

“Siapa yang bisa dan siapa yang mampu, dipersilakan ikut. Jadi tidak hanya untuk batalyon,” ujarnya.

Menurut Michael, pelibatan masyarakat sengaja dilakukan karena keberadaan Yonif TP 922/Upun Taka di wilayah Betayau diharapkan dapat semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami memang sengaja membuat kegiatan kali ini untuk warga sekitar Betayau. Kami kebetulan tinggal di daerah Betayau dan kami merasa bahwa kami adalah bagian dari rakyat Betayau,” tuturnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk mengisi perayaan HUT Kemerdekaan.

Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit dengan masyarakat.

“Kami tidak ingin membuat kelompok-kelompok masing-masing. Perlombaan bukan hanya untuk internal kami sendiri, tetapi kami libatkan masyarakat dan sengaja mengundang masyarakat untuk turut memeriahkan,” katanya.

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat keberadaan Yonif TP 922/Upun Taka di Tana Tidung.

“Kehadiran kita di sini harus memberi warna untuk masyarakat. Kehadiran kita harus membuat suasana lebih meriah dan lebih bermanfaat,” ujar Michael.

Ia menyebut, ke depan kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dengan konsep yang lebih besar dan meriah.

Terlebih, dalam beberapa kegiatan sebelumnya yang digelar batalyon, antusiasme masyarakat disebut cukup tinggi.

“Kalau kami sudah lama di sini, saya ingin kegiatan berikutnya lebih besar dan lebih meriah daripada ini,” katanya.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan Yonif TP 922/Upun Taka menggelar berbagai kegiatan hiburan dan kegiatan sosial lainnya yang melibatkan masyarakat secara lebih luas.

“Sudah dua kali kami buat acara kecil-kecilan di batalyon dan alhamdulillah masyarakat antusias dan selalu ramai,” pungkasnya.

Kegiatan lomba tersebut menjadi salah satu cara Yonif TP 922/Upun Taka memperkenalkan diri sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Semangat kemerdekaan pun tidak hanya dirayakan oleh prajurit, tetapi bersama warga sebagai bagian dari keluarga besar Tana Tidung.(*)

Editor : Sophian Hadi
Yonif 922 hut ri