Upacara HUT Ke-81 RI, UMKM Tana Tidung Disiapkan Jualan di Pusat Pemerintahan

Sophian Hadi • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:42 WIB
Kabid Koperasi dan UMKM, Libernatia Suinna Melati
Kabid Koperasi dan UMKM, Libernatia Suinna Melati

 

TIDENG PALE – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Tana Tidung menyiapkan fasilitasi bagi pelaku UMKM untuk berjualan di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tana Tidung selama rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Tana Tidung, Libernatia Suinna Melati mengatakan pihaknya akan memfasilitasi sejumlah pelaku UMKM untuk berjualan, khususnya pada 15 hingga 17 Agustus 2026.

“Kalau mereka siap, mulai tanggal 15 silakan berjualan di sana,” ujar wanita yang akrab disapa Betty, Selasa (11/8).

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut masih menyesuaikan dengan kondisi fasilitas yang tersedia di kawasan pusat pemerintahan.

Saat ini, fasilitas yang disiapkan pemerintah masih terbatas, terutama tenda dan kebutuhan pendukung lainnya.

Karena itu, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap pelaku UMKM yang akan berjualan.

Prioritas diberikan kepada pelaku usaha yang menjual makanan siap saji sehingga dapat langsung melayani masyarakat meskipun fasilitas pendukung seperti listrik belum sepenuhnya tersedia.

“Fasilitasnya memang belum lengkap. Misalnya listrik dan air belum tersedia, jadi kami prioritaskan mereka yang bisa menjual makanan siap saji,” jelasnya.

Bernatia menyebut, Disperindagkop dan UMKM saat ini memiliki sekitar 12 tenda yang dapat digunakan pedagang.

Namun, jumlah tersebut masih memungkinkan untuk dimanfaatkan bersama dengan cara berbagi tempat antarpelaku UMKM.

“Kami punya 12 tenda. Kami juga sudah sampaikan kepada mereka bisa berbagi atau menitipkan jualan dengan teman-temannya,” katanya.

Sementara itu, pelaku UMKM yang menggunakan kendaraan roda dua masih diperbolehkan berjualan di area yang telah ditentukan.

Namun, setiap pedagang wajib melaporkan diri terlebih dahulu untuk dilakukan pendataan dan verifikasi.

Pemerintah juga berencana memberikan stiker sebagai tanda bagi pedagang yang telah terverifikasi.

Hal tersebut dilakukan untuk mengatur akses dan mencegah pedagang yang tidak terdata masuk ke area berjualan.

Untuk pedagang yang menggunakan kendaraan roda empat, Betty mengatakan pihaknya belum dapat mengakomodasi karena keterbatasan ruang.

“Bukan ditolak, tetapi memang space-nya tidak memungkinkan untuk berjualan menggunakan mobil,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mempertimbangkan pemerataan kesempatan bagi pelaku UMKM. Karena itu, sementara waktu pendaftaran akan diverifikasi agar pelaku usaha yang mendapatkan tempat dapat bergantian dan memberikan kesempatan kepada UMKM lainnya.

""Kami utamakan pedagang di luar yang selama ini stay di RTH Joeaoef Abdullah," ungkapnya 

Langkah tersebut diharapkan dapat membuat kawasan pusat pemerintahan lebih hidup selama rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM Tana Tidung untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat.(*)

Editor : Sophian Hadi
perdagangan umkm puspem Disperindagkop hut ri