TIDENG PALE – Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali berkomitmen menuntaskan persoalan infrastruktur jalan sebelum masa jabatannya bersama Wakil Bupati Sabri berakhir.
Sejumlah ruas jalan yang masih mengalami kerusakan menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
Di antaranya Jalan Seputuk, Jalan Bebatu, dan Jalan Sesayap.
Ibrahim mengatakan, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi membuat sejumlah program pembangunan harus ditata kembali.
Namun, pemerintah daerah telah menyiapkan skema pembangunan secara bertahap dalam tiga tahun ke depan.
Salah satunya melalui skema multiyears untuk memastikan pembangunan infrastruktur jalan prioritas dapat dituntaskan.
“PR kami adalah merealisasikan infrastruktur jalan. Memang banyak kerusakan-kerusakan jalan dan dikeluhkan yang belum kita selesaikan, tapi insyaallah saya berkomitmen dengan Pak Wakil Bupati dan jajaran, kita akan menyelesaikannya sebelum berakhir masa jabatan kami,” katanya usai menghadiri Paripurna Istimewa Masa Sidang II Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Tana Tidung di Gedung DPRD Tana Tidung, Senin (10/8).
Menurut Ibrahim, pelaksanaan pembangunan tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Karena efisiensi anggaran, banyak program yang harusnya kita laksanakan harus kita kurangi. Tapi kami rangkum dalam tiga tahun ke depan, insyaallah dengan skema multiyears, itu akan kita tuntaskan,” tegasnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh menjalankan program pembangunan berdasarkan angan-angan. Seluruh pekerjaan harus memiliki ukuran yang jelas dan mengacu pada RPJMD sebagai pedoman pembangunan selama lima tahun.
“Angan-angan apa? Angan-angan nggak ada. Yang pasti pemerintah tidak boleh punya angan-angan. Pekerjaan pemerintah harus terukur, sesuai dengan RPJMD yang dibuat 2025 sampai dengan 2029. Itu yang menjadi kitab suci, menjadi acuan,” ujar Ibrahim.
Ibrahim berharap dukungan masyarakat agar rencana pembangunan tersebut dapat direalisasikan sesuai target. Ia juga meminta masyarakat ikut mendoakan agar tidak ada kendala yang menghambat pelaksanaan pembangunan.
“Doakan mudah-mudahan tidak ada halangan, mudah-mudahan bisa dikabulkan hajat kami, direalisasikan. Insyaallah sebelum berakhir masa jabatan Ibrahim Ali dan Sabri, jalan Kabupaten Tana Tidung akan hitam terasa,” pungkasnya. (*)
Editor : Sophian Hadi