Tana Tidung Melesat, Ibrahim Ali Paparkan Capaian di HUT ke-19

Sophian Hadi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 12:33 WIB
SUKURAN: Pemotongan nasi wasur yang dilakukan langsung oleh Bupati dan Wabup pada momen paripurna HUT ke 19 Tana Tidung, Senin (10/8).(FOTO: SOPIAN/RADAR KALTARA)
SUKURAN: Pemotongan nasi wasur yang dilakukan langsung oleh Bupati dan Wabup pada momen paripurna HUT ke 19 Tana Tidung, Senin (10/8).(FOTO: SOPIAN/RADAR KALTARA)

 

TIDENG PALE – Memasuki usia ke-19 tahun, Kabupaten Tana Tidung terus menunjukkan perkembangan di berbagai sektor.

Mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga penguatan kawasan pusat pemerintahan menjadi bagian dari capaian pembangunan yang disampaikan Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali.

Hal tersebut disampaikan Ibrahim usai menghadiri Paripurna Istimewa Masa Sidang II Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Tana Tidung yang digelar di Ruang Sidang DPRD Tana Tidung, Senin (10/8).

Ibrahim mengatakan, kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini dilakukan pemerintah tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Justru, kondisi tersebut harus menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam memberikan pelayanan publik.

“Efisiensi anggaran ini tidak menjadi alasan untuk kita tetap lebih kreatif dalam meningkatkan pelayanan publik. Kita akan terus meningkatkan pelayanan yang efektif, lebih efisien, lebih cepat dan lebih tanggap lagi,” ujar Ibrahim.

TRADISI: Wabup nasi wasur kepada salah satu tokoh presidium berdirinya Kabupaten Tana Tidung Asnol.
TRADISI: Wabup nasi wasur kepada salah satu tokoh presidium berdirinya Kabupaten Tana Tidung Asnol.

 

Menurutnya, sejumlah perkembangan signifikan telah terlihat dalam perjalanan pembangunan Tana Tidung.

Infrastruktur dan pelayanan kesehatan menjadi dua sektor yang terus mendapatkan perhatian pemerintah daerah.

Ibrahim juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian terhadap pembangunan daerah tertinggal, khususnya wilayah 3T di Provinsi Kalimantan Utara dan Kabupaten Tana Tidung.

“Kita berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas perhatian beliau di daerah 3T, khususnya Provinsi Kalimantan Utara dan Kabupaten Tana Tidung, dengan pembangunan PHTC RSUD Akhmad Berahim dari kelas D ke C," katanya.

Perkembangan pembangunan juga terlihat di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Tana Tidung.

Ibrahim Ali menyebut sejumlah fasilitas pemerintahan telah berdiri, seperti kantor Bupati dan kantor DPRD.

Ke depan, pemerintah daerah juga berharap perguruan tinggi Islam yakni IAIN dapat berdiri di kawasan tersebut.

Menurut Ibrahim Ali, keberadaan berbagai fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadikan kawasan pusat pemerintahan sebagai salah satu pusat pertumbuhan yang menarik di Provinsi Kalimantan Utara.

Selain pembangunan fisik, penguatan aset daerah juga menjadi bagian dari capaian yang disampaikan Ibrahim.

Bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kantor ATR/BPN Bulungan dijadwalkan menyerahkan sertifikat lahan seluas 404,2 hektare yang menjadi aset Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.

“Inilah yang saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tana Tidung. Inilah perjuangan kita yang telah mengantarkan kita,” ujarnya.

Ibrahim menegaskan, berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui pemerintah bersama masyarakat.

Ia mengakui, dalam perjalanan pembangunan Tana Tidung terdapat hiruk-pikuk, perdebatan dan perbedaan pandangan.

Namun, seluruh dinamika tersebut dinilainya sebagai bagian dari proses untuk menyatukan persepsi dan memperkuat tekad dalam membangun daerah.

“Walaupun dulu pada saat perjuangan ada hiruk-pikuk, ada perdebatan, ada perbedaan, tapi itu kita jadikan sebagai cambuk untuk menyatukan persepsi, untuk menyatukan Kabupaten Tana Tidung, untuk bisa berlari kencang, menyamai kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Utara,” tegasnya.

Memasuki usia ke-19 tahun, Ibrahim mengajak seluruh masyarakat menjaga kesatuan, kekompakan dan kebersamaan.

Menurutnya, pembangunan Tana Tidung tidak dapat hanya mengandalkan kepala daerah maupun lembaga pemerintahan.

“Kabupaten Tana Tidung tidak boleh dibangun hanya seorang Ibrahim Ali, hanya dengan Sabri, hanya dengan anggota DPRD Kabupaten Tana Tidung dan anggota DPRD Provinsi yang mewakili Kabupaten Tana Tidung,” katanya.

Ia menegaskan, kemajuan daerah hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen masyarakat ikut bergerak dan saling mendukung.

“Kabupaten Tana Tidung akan bisa maju ketika seluruh elemen masyarakatnya bersatu, bahu-membahu, dan kita solid untuk saling mendukung untuk membangun Kabupaten Tana Tidung yang kita cintai,” pungkasnya.

Paripurna Istimewa tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara H. Sanusi, unsur Forkopimda, kepala OPD, anggota DPRD, serta sejumlah undangan lainnya.(*)

Editor : Sophian Hadi
HUT ke 19 KTT Ibrahim Ali