TIDENG PALE – Persiapan operasional PHTC RSUD Akhmad Berahim Kabupaten Tana Tidung terus dikebut.
Sejumlah fasilitas dan peralatan medis mulai dipasang, sementara sejumlah alat kesehatan berukuran besar masih dalam proses pengiriman bahkan CT-Scan telah tiba baru baru ini di rumah sakit satu-satunya di Bumi Upun Taka..
Kepala Dinas Kesehatan Tana Tidung, H. M. Sarif, mengatakan tahapan persiapan rumah sakit terus berjalan, termasuk pemasangan berbagai fasilitas penunjang pelayanan medis.
Salah satunya pemasangan lampu operasi yang dilakukan di ruang operasi.
Selain itu, fasilitas radiologi juga mulai dipersiapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di PHTC RSUD Akhmad Berahim.
“Untuk alat-alat besar seperti CT scan sudah datang, lainnya seperti mammografi masih dalam proses pengiriman,” ujar Sarif, Minggu (9/8).
Meski sejumlah peralatan utama masih menunggu pengiriman, Sarif memastikan pelayanan kesehatan tetap dapat dipersiapkan secara bertahap.
Sejumlah fasilitas dan peralatan yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan, termasuk dengan dukungan dari rumah sakit lama selama masa transisi.
“Yang ada di rumah sakit lama sementara masih bisa digunakan,” katanya.
Dari sisi tenaga medis, persiapan juga terus dilakukan. Sejumlah dokter spesialis telah tersedia dan terus diperkuat untuk menunjang pelayanan di rumah sakit tersebut.
Di antaranya dokter spesialis saraf, anak, anestesi, bedah, penyakit dalam hingga dokter spesialis jantung.
“Dokternya tetap kita siapkan, seperti dokter anak, saraf, anestesi, bedah dan lainnya. Kita juga terus mengembangkan klinik-klinik yang dibutuhkan,” jelasnya.
Menurut Sarif, PHTC RSUD Akhmad Berahim telah memenuhi persyaratan untuk pengembangan rumah sakit kelas C, baik dari sisi pelayanan maupun tenaga kesehatan yang tersedia.
Namun, penguatan sumber daya manusia tetap dilakukan secara bertahap.
Bahkan, saat ini terdapat sekitar 10 dokter yang sedang menjalani pendidikan dan peningkatan kompetensi guna mendukung pengembangan layanan kesehatan di Tana Tidung.
“Untuk SDM tetap kita tingkatkan. Pelan-pelan tenaga yang dibutuhkan akan kita penuhi,” ujarnya.
Layanan Cuci Darah Dipersiapkan
Selain layanan spesialis, PHTC RSUD Akhmad Berahim juga dipersiapkan untuk memberikan layanan hemodialisa atau cuci darah bagi masyarakat.
Sarif mengatakan proses kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) terkait pelayanan tersebut dengan dokter Malinau telah diselesaikan.
Saat ini pihaknya tinggal menunggu kedatangan peralatan hemodialisa.
“Untuk cuci darah, proses MoU dokter sudah selesai, tinggal menunggu kedatangan barang,” katanya.
Persiapan tersebut juga didukung tenaga medis yang telah mengikuti pelatihan.
Dokter spesialis penyakit dalam disebut telah mendapatkan pelatihan untuk menunjang pelayanan hemodialisa.
Dengan demikian, pengembangan PHTC RSUD Akhmad Berahim tidak hanya dilakukan dari sisi pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan, tetapi juga melalui penguatan tenaga medis dan kompetensi dokter.
Sarif menegaskan, pemenuhan fasilitas dan tenaga kesehatan akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan pelayanan.
“Dokter dan tenaga kesehatan terus kita lengkapi. Pengembangannya nanti dilakukan bertahap,” pungkasnya.
Dengan semakin lengkapnya sarana, prasarana, peralatan medis dan tenaga kesehatan, PHTC RSUD Akhmad Berahim diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat Tana Tidung terhadap pelayanan kesehatan, termasuk layanan spesialistik yang sebelumnya harus dirujuk ke daerah lain.(*)
Editor : Sophian Hadi