TIDENG PALE – Fasilitas Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) RSUD Akhmad Berahim di Kabupaten Tana Tidung (KTT) belum secara resmi diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Namun, sebagian fasilitasnya sudah mulai dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengatakan, pemerintah daerah masih menunggu agenda Presiden untuk melakukan peresmian secara simbolis.
Pasalnya, program PHTC merupakan program pemerintah pusat sehingga peresmian secara resmi masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.
“Nanti kita peresmian PHTC karena Pak Presiden yang punya program. Jadi kita menunggu Pak Presiden nanti,” ujar Ibrahim Ali, Kamis (6/8).
Menurutnya, dari 22 PHTC yang dibangun di Indonesia, baru satu yang telah diresmikan, yakni PHTC di Lampung.
Sementara 21 PHTC lainnya, termasuk di Tana Tidung, masih menunggu jadwal peresmian.
“Di Indonesia itu ada 22, baru satu yang diresmikan, yang di Lampung kemarin. Jadi yang 21 belum,” jelasnya.
Ibrahim mengatakan, berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, peresmian PHTC yang belum dilakukan masih masuk dalam agenda Presiden.
Karena itu, pemerintah daerah masih menunggu kepastian waktu pelaksanaan peresmian.
Meski belum diresmikan, pemanfaatan fasilitas PHTC telah diperbolehkan.
Bahkan, sebagian ruangan sudah digunakan untuk pelayanan, diantaranya ruang inap.
“Kalau untuk pemanfaatan kita dibenarkan, tapi untuk peresmian belum. Sebagian sudah kita manfaatkan untuk ruang inap,” katanya.
Di sisi lain, pemerintah daerah masih melengkapi sejumlah sarana dan prasarana (sarpras) PHTC.
Berbagai fasilitas dan peralatan pendukung saat ini masih dalam proses pengerjaan dan pengadaan termasuk lift.
Bupati menyebut, berdasarkan target yang disampaikan PPTK, seluruh kelengkapan fasilitas dan peralatan medis diharapkan dapat dituntaskan sebelum akhir Desember.
“Untuk kelengkapan sarpras sekarang masih dikerjakan. Semua peralatan dan kelengkapan lainnya, insyaallah akan tuntas sebelum akhir Desember,” pungkas Ibrahim(*)
Editor : Sophian Hadi