TIDENG PALE – Tiga kepala desa (kades) dari Kabupaten Tana Tidung mendapat kesempatan mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa.
Program peningkatan kapasitas tersebut berlangsung di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, pada 13–16 Juli 2026.
Ketiga kepala desa yang dijadwalkan mengikuti program itu yakni Kepala Desa Kapuak, Rian, dari Kecamatan Muruk Rian, Kepala Desa Tengku Dacing dari Kecamatan Tana Lia, dan Kepala Desa Mendupo dari Kecamatan Betayau.
Namun, Kepala Desa Mendupo dipastikan berhalangan hadir karena sedang berduka.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos-PMD) Kabupaten Tana Tidung, M.Arief Prasetiawan melalui Kepala Bidang Pemerintah Desa Ardiansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan kepala desa agar mampu menjawab tantangan pembangunan desa yang semakin dinamis.
"Ini merupakan kuliah peningkatan kapasitas kepala desa. Karena pesertanya berasal dari seluruh Indonesia, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap," kata Ardiansyah, Senin (13/7).
Ia menjelaskan, seluruh kepala desa di Kabupaten Tana Tidung nantinya akan memperoleh kesempatan mengikuti program serupa sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
"Semua kepala desa akan mengikuti, hanya saja dilaksanakan secara bertahap karena pesertanya merupakan kepala desa dari seluruh Indonesia," ujarnya.
Berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Nomor 100.3.3/3813/BPD tertanggal 7 Juli 2026, Program Kepala Desa Masuk Kampus bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, memperluas wawasan pembangunan berbasis data, serta mendorong lahirnya inovasi yang sesuai dengan potensi desa masing-masing.
Selama mengikuti kegiatan, peserta memperoleh fasilitas akomodasi dan konsumsi dari panitia.
Sementara biaya transportasi dan uang harian menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui APBD atau dapat didukung APBDes sesuai kemampuan keuangan desa.
Melalui program ini, Kemendagri berharap para kepala desa mampu menjadi pemimpin yang lebih adaptif, inovatif, dan profesional dalam mengelola pemerintahan desa, sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.(*)
Editor : Sophian Hadi