0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Wakapolres Tana Tidung: Turnamen Mobile Legends Jadi Wadah Positif bagi Generasi Muda

Sophian Hadi • Rabu, 24 Juni 2026 | 22:09 WIB
KEJUARAAN; Kejuaraan Mobile Legends Kapolres Cup yang digelar di Mako Polsek Sesayap, Rabu (24/6).

 
KEJUARAAN; Kejuaraan Mobile Legends Kapolres Cup yang digelar di Mako Polsek Sesayap, Rabu (24/6).  

 

TIDENG PALE – Turnamen Mobile Legends  Kapolres Cup yang digelar di Mako Polsek Sesayap, Rabu malam(24/6), tidak sekadar menjadi ajang kompetisi gim daring, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang positif dan kompetitif.

Wakapolres Tana Tidung, AKP Atos Pramono, menjelaskan bahwa cabang e-sport memiliki jenjang kompetisi yang lebih luas dibandingkan sejumlah perlombaan lainnya. Para juara nantinya berkesempatan mewakili daerah untuk berlaga di tingkat yang lebih tinggi.

“Untuk e-sport ini, juara satu, dua, dan tiga nantinya akan dikirim ke Polda. Selanjutnya para pemenang di tingkat Polda akan kembali berkompetisi untuk mewakili daerah ke tingkat Mabes Polri,” ujarnya..

Menurutnya, e-sport bukan sekadar permainan, melainkan aktivitas yang membutuhkan keterampilan, strategi, kerja sama tim, dan kemampuan berpikir cepat.

Karena itu, tidak semua orang dapat mengikuti dan berprestasi di bidang tersebut.

Ia menilai turnamen seperti Mobile Legends dapat menjadi wadah bagi generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk menyalurkan minat dan bakat mereka ke arah yang positif.

“E-sport membutuhkan skill. Selain menjadi hobi, kegiatan ini juga bisa menjadi sarana pengembangan kemampuan anak-anak muda. Mereka belajar bekerja sama dalam tim, menyatukan visi, dan membangun kekompakan,” katanya.

AKP Atos menambahkan, permainan berbasis tim seperti Mobile Legends juga mendorong peserta untuk meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Melalui kompetisi yang sehat, para peserta dapat mengembangkan potensi diri sekaligus memperluas pergaulan yang positif.

Kegiatan ini diikuti delapan tim dari wilayah Kabupaten Tana Tidung dengan total sekitar 40 peserta.

Mayoritas peserta berasal dari kalangan generasi muda berusia 18 hingga 22 tahun, baik dari masyarakat umum maupun unsur kepolisian.

Pelaksanaan turnamen juga merupakan hasil kolaborasi antara Polres Tana Tidung dan berbagai pihak, termasuk Disperindagkop.

Wakapolres berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai momentum ke depan sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta e-sport dari Kabupaten Tana Tidung.(*)

Editor : Sophian Hadi
#esport #polres #wakapolres #Tana Tidung