TIDENG PALE – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tana Tidung terus diwujudkan.
Selain membangun jembatan gantung, Kodim 0914/Tana Tidung (TNT) kini mendapat amanah membangun empat jembatan beton yang akan menghubungkan dan memperlancar akses masyarakat di sejumlah desa.
Empat jembatan beton tersebut akan dibangun di Desa Seludau, Buong Baru, Sebawang, dan Gunawan.
Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Komandan Kodim 0914/TNT, Letkol Arm R. Florensius Ricarda, mengatakan pembangunan jembatan beton merupakan bagian dari upaya membuka akses dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Tana Tidung.
“Selain jembatan gantung, kami juga mendapat tugas membangun empat jembatan beton. Panjangnya berkisar 10 hingga 15 meter sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi,” ujarnya, Rabu (24/6)..
Saat ini, tim Kodim masih melakukan survei lapangan guna memastikan kondisi lokasi dan kebutuhan teknis pembangunan.
Tahapan tersebut dilakukan agar proses pengerjaan dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Berbeda dengan pembangunan jembatan gantung yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih panjang, pembangunan jembatan beton ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
“Target kami maksimal satu bulan sudah selesai sehingga bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Menurut Letkol Florensius, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan sarana penghubung yang memadai.
Ia menegaskan, setelah pembangunan selesai, pemeliharaan dan perawatan jembatan akan menjadi tanggung jawab pemerintah desa agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami hanya menjalankan tugas pembangunan. Setelah selesai, perawatannya nanti menjadi tanggung jawab desa agar manfaat jembatan ini bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang lama,” pungkasnya.(*)
Editor : Sophian Hadi