Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Respons Isu Teror Pocong, Satpol PP Tana Tidung Tingkatkan Patroli Malam dan Aktifkan Siskamling

Sopian Hadi • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:11 WIB
Ilustrasi AI
Ilustrasi AI

 
TIDENG PALE – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tana Tidung bergerak cepat merespons keresahan masyarakat terkait isu teror pocong yang belakangan beredar di media sosial dan lingkungan masyarakat, termasuk di Bumi Upun Taka.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tana Tidung, Yungkul, mengatakan pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli malam, khususnya di wilayah desa-desa terdekat seperti Tideng Pale, Tideng Pale Timur, Sedulun, dan sekitarnya.

“Patroli akan dilakukan secara bertahap. Tidak menutup kemungkinan juga dilaksanakan di desa-desa lain, melihat potensi atau tingkat kerawanan yang terjadi di wilayah tersebut,” ujarnya, Jumat (5/6).

Selain meningkatkan patroli, Satpol PP juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) serta melibatkan personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Meski belum mengetahui secara pasti kebenaran informasi terkait dugaan teror tersebut, Yungkul tetap mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak bertindak gegabah apabila menemukan kejadian mencurigakan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada kantor polisi terdekat, Polsek, atau menghubungi layanan darurat Polri melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan video atau gambar yang sumber dan kebenarannya belum dapat dipastikan.

“Jangan sampai masyarakat menganggap kejadian itu benar-benar terjadi di daerah kita atau di sekitar kita, padahal bisa saja informasi tersebut tidak benar atau merupakan hoaks,” tegasnya.

Yungkul berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga situasi keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Keamanan dan ketertiban ini merupakan tanggung jawab bersama. Bukan hanya tugas Satpol PP, Linmas, atau kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor : Sopian Hadi
#Teror Pocong #Yungkul #satpol pp #Tana Tidung