TIDENG PALE – Aksi penipuan dengan mencatut nama pejabat yang baru dilantik kembali terjadi di Kabupaten Tana Tidung.
Kali ini, pelaku mengatasnamakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tana Tidung yang baru dilantik, Yungkul.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/6). Pelaku menghubungi sejumlah anggota Satpol PP, termasuk bendahara, melalui aplikasi WhatsApp menggunakan nomor 0858-2293-3969 dengan foto profil yang menyerupai Yungkul.
Dalam aksinya, pelaku meminjam dana sebesar Rp15 juta dengan dalih untuk kegiatan sosial.
Pelaku bahkan mengklaim permintaan tersebut merupakan perintah langsung dari Bupati kepada pejabat yang baru dilantik dan telah menunjuk pihak penerima bantuan.
“(Dana) dikirim langsung ke penerima, bukti pengirimannya difotokan saja, lalu kirim ke bapak. Nanti bapak sampaikan ke bapak bupati,” ujar pelaku dalam percakapan dengan calon korban.
Kasatpol PP Tana Tidung Yungkul melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kabupaten Tana Tidung, Heriansyah, mengatakan tidak ada anggota yang menjadi korban dalam upaya penipuan tersebut.
“Karena pelaku mulai menelepon saat kami baru selesai rapat dengan Pak Kasat Pol PP,” kata Heriansyah, kami ngumpul semua," ujarnya Jumat (5/6).
Menurutnya, saat panggilan telepon dari pelaku masuk, Yungkul masih berada di sekitar anggota yang menerima telepon sehingga mereka langsung menyadari adanya kejanggalan.
“Kami tidak percaya karena ketika menelepon, Pak Kasat masih ada di dekat kami. Saat itu kami baru selesai rapat,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban, Heriansyah mengimbau masyarakat dan seluruh aparatur sipil negara agar tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat daerah.
Ia menegaskan bahwa setiap permintaan bantuan dana yang mengatasnamakan pejabat perlu diverifikasi terlebih dahulu kepada pihak terkait guna menghindari kerugian akibat tindak penipuan.(*)
Editor : Sopian Hadi